KUNINGAN, (FC).- Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (Satgas P3MBG) resmi mengoperasionalkan layanan Hotline Pengaduan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah kecamatan sebagai saluran resmi pengawasan publik.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan program MBG berjalan transparan, berkualitas, dan tepat sasaran hingga ke tingkat sekolah dan desa.
Ketua Satgas P3MBG Kabupaten Kuningan yang juga Sekretaris Daerah, U. Kusmana, menegaskan bahwa hotline menjadi instrumen penting dalam menjaga mutu pelaksanaan MBG.
“Hotline ini kami hadirkan agar masyarakat memiliki akses yang jelas dan mudah jika menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan MBG. Ini adalah mekanisme kontrol sosial yang kami dorong,” ujar U. Kusmana, Sabtu (17/1).
Ia mengungkapkan, hingga saat ini baru 11 dari 32 kecamatan di Kabupaten Kuningan yang telah menyerahkan nomor hotline pengaduan MBG kepada Satgas P3MBG, sementara kecamatan lainnya masih dalam tahap finalisasi.
“Sampai siang ini baru 11 kecamatan yang masuk datanya. Kami terus mendorong agar seluruh kecamatan segera memiliki hotline pengaduan MBG yang aktif dan responsif,” katanya.
Berikut daftar kecamatan yang telah membuka Hotline Pengaduan MBG:
• Kecamatan Cilimus: 0813-2443-9898
• Kecamatan Ciawigebang: 0896-3840-6795
• Kecamatan Cigugur: 0822-9536-9065
• Kecamatan Sindangagung: 0813-9562-0021
• Kecamatan Kalimanggis: 0823-1599-1211
• Kecamatan Lebakwangi: 0813-2417-1254
• Kecamatan Darma: 0813-9567-8089
• Kecamatan Ciwaru: 0851-4771-5075
• Kecamatan Jalaksana: 0811-2253-939
• Kecamatan Kadugede: 0851-9926-2264
• Kecamatan Kuningan: 0813-8122-889
Melalui hotline tersebut, masyarakat dapat melaporkan makanan yang tidak layak konsumsi, basi, porsi berkurang, keterlambatan distribusi, hingga dugaan penyimpangan lainnya dalam pelaksanaan MBG.
Satgas P3MBG meminta laporan disertai identitas pelapor, lokasi sekolah atau desa, waktu kejadian, serta kronologi singkat.
Bukti foto atau video sangat dianjurkan untuk mempermudah tindak lanjut.
U. Kusmana memastikan identitas pelapor dijamin kerahasiaannya.
“Warga tidak perlu takut melapor. Semua aduan akan kami tindak lanjuti secara profesional dan proporsional,” tegasnya.
Ia berharap keberadaan hotline ini tidak hanya menjadi sarana pengaduan, tetapi juga alat evaluasi berkelanjutan demi menjaga kualitas layanan dapur MBG.
“Dengan hotline ini, kami ingin memastikan setiap piring MBG yang diterima anak-anak Kuningan benar-benar layak, bergizi, dan sesuai standar,” pungkasnya.(Angga)











































































































Discussion about this post