KAB. CIREBON, (FC).- Peringatan Hari Bakti ke-80 Pekerjaan Umum (PU) tingkat Kabupaten Cirebon tahun ini digelar sederhana. Tanpa hiburan dan kemeriahan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Apel Hari Bakti PU pun berlangsung di UPT Perlengkapan dan Perbengkelan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Cirebon, H Imron, Sekretaris Daerah, H Hendra Nirmala, serta sejumlah pejabat dari berbagai SKPD.
Bupati Cirebon, H Imron mengapresiasi kinerja DPUTR, namun menekankan bahwa peningkatan mutu jalan harus menjadi fokus utama. “Pertama, kami apresiasi kegiatan PUTR yang selama ini bisa membangun di Kabupaten Cirebon. Tapi kami masih berharap ada peningkatan,” ungkapnya, Rabu (3/12/2025).
Ia menegaskan pentingnya kualitas pekerjaan dan pengawasan di lapangan. Mutu pekerjaan jalan harus baik. Pengawasnya pun harus bekerja dengan baik. “Kami berharap jalan-jalan di Kabupaten Cirebon bisa baik semua, sehingga dampaknya bergerak pada ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Bupati juga menyebutkan bahwa anggaran peningkatan infrastruktur jalan pada tahun depan mencapai sekitar Rp200 miliar lebih. Ia menargetkan pada 2027 sebagian besar persoalan jalan, termasuk jembatan dan infrastruktur pendukung lainnya, sudah dapat diselesaikan. “Mudah-mudahan 2027 bisa beres semua,” katanya.
Terkait wacana percepatan tender dini, untuk pembangunan tahun 2026, Bupati memberikan dukungan penuh. “Kami berharap Januari sudah pelaksanaan. Ada 31 paket yang akan kita ambil,” ujarnya.
Dengan berbagai percepatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon optimistis pembangunan infrastruktur jalan dapat lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Di tempat yang sama, Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto menjelaskan, bahwa kesederhanaan peringatan tahun ini merupakan bentuk keprihatinan pemerintah daerah terhadap belum tuntasnya pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Cirebon.
Pihaknya belum merasa layak menggelar perayaan meriah sebelum target jalan mulus di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon tercapai.
“Ini bentuk keprihatinan kami terhadap belum suksesnya pembangunan jalan. Insya Allah target 2028 infrastruktur jalan Kabupaten Cirebon mulus, dan saat itulah kita akan buat kemeriahan yang lebih,” ujarnya.
Sunanto mengatakan, percepatan pembangunan terus dilakukan. Seluruh paket pekerjaan tahun 2025 telah selesai dilelang, sementara kegiatan untuk tahun 2026 sudah memasuki proses lelang dini pada pekan ini.
“Biasanya lelang bulan April untuk tahun anggaran. Sekarang Desember sudah tender. Insya Allah Januari 2026 sudah mulai pengerjaan,” jelasnya. (Ghofar)












































































































Discussion about this post