KUNINGAN, (FC).- Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Kuningan akhirnya merespons sorotan warga terkait proyek rehabilitasi Jalan Ir. Soekarno-Simpang Gunung Keling (Surya Darma Ali) di Kecamatan Cigugur yang dinilai tidak mengatasi akar persoalan utama yakni tak menyertakan pembangunan drainase.
Kepala DPUTR Kuningan, Putu Bagiasna melalui Kabid Bina Marga, Tedi Sukmajayadi saat dikonfirmasi Fajar Cirebon, Rabu (3/12/2025) menyampaikan, bahwa penanganan drainase baru dapat dilakukan pada tahun anggaran berikutnya karena membutuhkan proses pembebasan lahan.
“Drainase maksimalnya tahun depan karena perlu pembebasan lahan untuk titik drainase menerusnya. Tapi drainase yang ada akan kita fungsikan sekarang,” ujar Tedi melalui pesan WhatsApp.
Ia menambahkan, kondisi lalu lintas serta kebutuhan pelebaran jalan menjadi alasan utama pekerjaan tahun ini difokuskan pada peningkatan badan jalan.
“Lebar jalan eksisting hanya tiga meter. Rencananya diperlebar menjadi 4,5 meter. Saluran lama tetap difungsikan, dan tahun depan direncanakan pembebasan lahan untuk tambahan saluran serta TPT,” jelasnya.
Proyek rehabilitasi senilai Rp753.202.000 yang dikerjakan CV Jayson Wijaya sejak 10 November itu sebelumnya dikritik warga Perumahan Taman Anggrek. Mereka menilai perbaikan jalan tanpa drainase hanya akan mengulang kerusakan yang sama setiap hujan deras.
Seperti diberitakan sebelumnya, Asep warga setempat yang tinggal di Perumahan Taman Anggrek menyampaikan bahwa kawasan tersebut berulang kali mengalami kerusakan karena aliran air dari wilayah atas langsung mengarah ke badan jalan.
“Kalau hujan besar, air langsung turun ke jalan ini. Sudah berapa kali rusak karena nggak ada drainase. Kalau sekarang diperbaiki tanpa saluran, ya ujungnya sama saja,” ujar Asep.
Ia menilai pengerjaan yang hanya fokus pada permukaan jalan berpotensi menjadi pemborosan anggaran daerah.
Dengan klarifikasi dari DPUTR tersebut, warga berharap rencana lanjutan terkait drainase tidak hanya sebatas wacana. Proyek yang dikerjakan CV Jayson Wijaya ini dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2025. (Angga)










































































































Discussion about this post