KAB. CIREBON, (FC).- Banyak satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang terus mengulur dalam penyerapan anggaran, sehingga tiap tahun, pencairan menumpuk di triwulan ke empat. Tentunya tidak sesuai dengan harapan tentang percepatan penyerapan anggaran atau realisasi belanja bagi setiap SKPD.
Maka dari itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, H Hendra Nirmala meminta kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk segera merealisasikan anggaran 2025 yang masih tersisa.
Pasalnya, semakin cepat penyerapan anggaran pasti akan berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat.
“Dengan kegiatan berjalan, upah tenaga kerja berjalan, UMKM di sekitar pekerjaan juga berjalan, sehingga penyerapan ini pasti berdampak dengan peningkatan perekonomian masyarakat,” kata Hendra saat acara Hari Bakti PU tingkat Kabupaten Cirebon, Rabu (3/12/2025).
Selain itu, kata Hendra, Pemkab Cirebon pada tahun 2026 mendatang fokus dalam pengerjaan infrastruktur. Bahkan program infrastruktur ini menjadi prioritas dari Pemkab Cirebon, meski kondisi fiskal yang kurang sehat akibat adanya efisiensi anggaran.
“Kita fokus di 2026 ini, walaupun dalam kondisi fiskal yang kurang sehat akibat adanya pengurangan dana transfer sebesar Rp273 miliar untuk DPUTR, sehingga porsi DPUTR sekarang paling besar dalam belanja modal sekitar Rp280 miliar,” kata Hendra.
“Ini sebagai bentuk kepedulian pemkab terhadap infrastruktur terutama jalan dan jembatan,” imbuh Hendra.
Disinggung soal anggaran di SKPD lainnya, Hendra menjelaskan untuk anggaran di dinas-dinas lain relatif kecil untuk belanja modalnya. Bahkan ada yang tidak ada sama sekali untuk belanja modalnya.
Tetapi, lanjut Hendra, untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon tetap diprioritaskan dengan didukung anggaran untuk perbaikan jalan dan jembatan.
“Sekarang sudah ada 31 titik tender dini, dan minggu ini sudah mulai tayang pengumuman lelangnya, harapannya per 1 Januari 2026 mendatang pekerjaan sudah bisa dilaksanakan. Sehingga akan mempercepat realisasi belanja tahun anggaran 2026,” tandas Hendra. (Ghofar)










































































































Discussion about this post