KAB.CIREBON, (FC).– Aktivitas perusakan lingkungan di sekitar kawasan Bukit Plangon, Kecamatan Sumber, mulai berdampak serius terhadap habitat kawanan monyet Plangon.
Satwa yang selama ratusan tahun menjadi ikon budaya dan sejarah Cirebon itu kini semakin sering terlihat turun ke permukiman hingga kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran berbagai pihak, termasuk DPRD Kabupaten Cirebon, karena menjadi indikasi kuat bahwa ruang hidup monyet Plangon mulai terganggu.
Kerusakan lingkungan di sekitar kawasan hutan lindung dinilai menjadi faktor utama berubahnya perilaku satwa liar tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap ancaman yang mengganggu kelestarian habitat monyet Plangon.
Menurutnya, monyet Plangon bukan sekadar satwa liar, melainkan bagian dari identitas budaya dan sejarah Cirebon yang harus dijaga.
Baca Juga: Galian Perumahan Trusmi Land di Kaki Bukit Plangon Terancam Ditutup
“Habitat monyet Plangon ini bukan hanya soal satwa, tetapi juga menyangkut budaya dan sejarah Cirebon. Kawasan hutan lindung tidak boleh dirusak atau diganggu,” tegas Anton, Rabu (28/1).
Anton menjelaskan, secara historis kawanan monyet Plangon telah hidup turun-temurun dan erat kaitannya dengan situs makam serta kawasan spiritual di Bukit Plangon sejak masa awal penyebaran Islam di Cirebon.
Namun demikian, ia mengaku prihatin dengan adanya aktivitas penebangan pohon dan galian di sekitar kaki Bukit Plangon. Meski berada di luar area inti hutan lindung, aktivitas tersebut tetap berdampak pada keseimbangan ekosistem.
“Sekarang monyet-monyet sudah banyak berkeliaran ke permukiman warga bahkan ke perkantoran. Ini bukti nyata habitat mereka mulai tergerus,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan, menegaskan bahwa kawasan hutan lindung Plangon harus dipertahankan fungsinya. Ia juga mengingatkan agar tidak ada alih fungsi lahan yang berpotensi merusak lingkungan.
“Menjaga habitat monyet Plangon sama dengan menjaga warisan budaya dan sejarah Kabupaten Cirebon,” tegasnya. (Suhanan)
















































































































Discussion about this post