KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, mengembangkan Kolam Renang Cikomboy khusus orang dewasa sebagai destinasi wisata baru sekaligus strategi meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Kuwu Matangaji, Rusnadi, mengatakan pembangunan kolam renang tersebut pada awalnya menggunakan dana pribadi.
Namun, setelah Desa Matangaji resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) Desa Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, pengembangan destinasi ini mulai mendapat dukungan anggaran dari Dana Desa sebesar Rp68 juta dan PADes sebesar Rp57 juta.
“Dari modal awal itu, alhamdulillah pengembangannya berjalan baik. Bahkan sampai sekarang nilai investasinya sudah menembus lebih dari Rp1 miliar,” ujar Rusnadi, Rabu (21/1).
Ia menjelaskan, pembangunan kolam renang ini merupakan tindak lanjut dari prioritas penggunaan Dana Desa serta hasil studi banding ke salah satu desa wisata di Surabaya, Jawa Timur.
Sebelumnya, lahan Tanah Kas Desa (TKD) yang digunakan hanya bernilai sewa Rp600 ribu hingga Rp1,5 juta per tahun karena tidak produktif untuk pertanian.
“Setelah dimanfaatkan menjadi objek wisata, PADes meningkat signifikan hingga mencapai sekitar Rp50 juta per bulan,” ungkapnya.
Rusnadi menambahkan, keberadaan Kolam Renang Cikomboy juga berdampak langsung pada peningkatan aktivitas UMKM masyarakat sekitar.
Meski baru beroperasi selama delapan bulan, objek wisata tersebut telah menghasilkan PADes kotor sebesar Rp470 juta dan pendapatan bersih sekitar Rp225 juta.
Lonjakan pengunjung terjadi pada akhir pekan dan hari libur, terutama pada Desember lalu yang mencatat kunjungan hingga 17 ribu wisatawan.
Ke depan, Pemerintah Desa Matangaji berencana menambah fasilitas penunjang berupa rumah makan, restoran, dan coffee shop guna meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat lokal. (Johan)















































































































Discussion about this post