KUNINGAN, (FC).- Sebelum dilakukan penggenangan, atau infonding pertama oleh Presiden RI Joko Widodo yang belum pasti jadualnya ke Bendungan Kuningan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) melakukan doa bersama dengan tokoh agama di Bendungan Kuningan, Jumat (18/6).
Hadir Bupati Kuningan H. Acep Purnama, didampingi Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda, Sekda Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar, Kapolres Kuningan AKBP. Doffie Fahlevi Sanjaya, Dandim 0615 Kuningan Letkol Czi. David Nainggolan, Kajari Kuningan L. Tedjo Sunarno, Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy, dan sejumlah Kepala SKPD lainnya.
Bupati Acep menyampaikan bahwa kiranya apa yang berlangsung pada hari ini, tiada lain merupakan upaya batiniah dan menggugah moral kita dan masyarakat muslim agar lebih banyak bertafakur, tawadhu dan tawakal atas semua yang terjadi dan berlangsung di sekeliling kita.
“Doa bersama ini adalah sebuah ungkapan syukuran kita atas rencana ini bisa selesai, permohonan kita agar apa yang menjadi maksud dan tujuan kita bisa tercapai, fungsi waduk berfungsi, manfaat yang akan terasa oleh masyarakat luas juga bisa menjadi keberkahan,” ungkap Acep.
Apabila bendungan ini nanti sudah terisi air, Acep ingin waduk tersebut diisi dengan ikan-ikan yang subur dan bisa dimanfaatkan untuk masyarakat, selain fungsi bendungan ini untuk mengairi sawah tapi juga bisa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, bisa untuk wisata dan lainnya.
“Fungsi bendungan ini di bangun untuk membantu mengairi wilayah-wilayah pesawahan dan juga tetangga kita brebes, kita tidak pernah berpikir antara kuningan dan brebes, atau antara jawa barat dan jawa tengah, karena ini program strategis nasional inilah NKRI” ungkap Acep. (Ali)















































































































Discussion about this post