KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon tengah memikirkan untuk membangun fasilitas atletik di Stadion Ranggajati, Kabupaten Cirebon. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin.
Kata Ikin, untuk mewujudkan event atletik digelar di Kabupaten Cirebon, ke depan pihaknya akan membangun fasilitas atletik di Stadion Ranggajati, Kecamatan Sumber.
Dari itung-itungan anggaran yang sudah dilakukan, pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan anggaran sekira Rp570 juta.
Ia menyampaikan, pihaknya sudah permohonan bantuan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, namun saat ini belum diketahui realisasinya.
“Untuk Ranggajati kita sudah hitung Rp570 an juta, itu yang sederhana. Kalau sintetis di atas Rp1 miliar. Kami sedang berusaha mengusulkan ke Provinsi Jabar, cuma saya enggak tahu realisasinya sejauh mana,” ungkapnya, belum lama ini.
Bahkan, pihaknya pernah menolak tawaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI untuk menyelenggarakan event invitasi atletik tingkat nasional.
Penolakan terhadap tawaran tersebut lantaran persiapan dan kondisi fasilitas atletik di Stadion Ranggajati yang tidak memungkinkan untuk gelaran event tingkat nasional tersebut.
Ikin menyampaikan, tawaran penyelenggaraan invitasi atletik tingkat nasional datang sejak awal dirinya memimpin Dispora.
Menurut Ikin Asikin, pihaknya bersama tim sempat diundang ke Jakarta oleh Kemenpora guna membahas tawaran tersebut.
Usai bertemu pihak Kemenpora, kata Ikin, pihaknya memutuskan untuk menolak tawaran penyelenggaraan event tersebut.
Pasalnya, dari hasil inventarisir yang dilakukan, kesiapan penyelenggaraan terutama fasilitas atletik di Stadion Ranggajati, belum mencukupi.
“Setelah kami menginventarisir kesiapannya, ternyata kan karena fasilitas atletik ini belum mencukupi akhirnya kita tolak,” kata Ikin, belum lama ini.
Ia menjelaskan, momen penyelenggaraan event nasional tersebut masih bisa diselenggarakan di waktu-waktu mendatang.
Tentunya setelah semua persiapan sudah matang, termasuk fasilitas atletik yang menjadi faktor utama kegiatan tersebut memungkinkan untuk kegiatan skala nasional.
“Sampai nanti bisa benar-benar diselenggarakan event atletik tingkat nasional,” tuturnya.
Sebelumnya, tahun ini Dispora Kabupaten Cirebon kembali menggelar kejuaraan atletik tingkat pelajar setelah mati suri sejak tahun 2021 lalu.
Dispora tergerak untuk menggelar kembali kejuaraan tersebut setelah menginventarisir sejumlah cabang olahraga (cabor) unggulan Kabupaten Cirebon yang kegiatannya terhenti.
Kejuaraan atletik tingkat pelajar ini kembali digelar, karena cabor atletik merupakan salah satu cabor unggulan yang dimiliki Kabupaten Cirebon. Kejuaraan tersebut terselenggara berkat kolaborasi Dispora, KONI, dan PASI. Selain itu, juga berkat koordinasi yang kuat dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. (Ghofar)














































































































Discussion about this post