Berkiprahlah Sekecil Apapun, Yakin Akan Berguna
Terlahir dari keluarga guru, membuat Didin kembali menjadi seorang guru lagi, walaupun pada awalnya ia bercita-cita menjadi Militer. Karirnya diawali sebagai guru olahraga di SMPN 2 Sindanglaut pada tahun 1994, Didin ingin memajukan keolahragaan di Kabupaten Cirebon.
Kemudian Didin melanjutkan kiprahnya di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk komunitas guru-guru olahraga se-Kabupaten Cirebon, sampai akhirnya ia menjadi Ketua MGMP Olahraga Sekabupaten Cirebon pada tahun 2004.
Selain berkiprah di dunia pendidikan keolahragaan, Didin pun aktif menjadi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon pada tahun 2010-2015.
“Dengan aktif diberbagai organisasi ini akhirnya mengantar saya mengikuti seleksi Kepala Sekolah. Kemudian di tahun 2010 saya dinyatakan lulus, dan diangkat menjadi Kepala Sekolah di SMPN Satu Atap (Losari),” tukasnya.
Ia menjadi Kepala Sekolah di SMPN Satu Atap selama satu tahun, kemudian pindah menjadi Kepada Sekolah di SMPN 1 Greged pada tahun 2011-2012. Lalu ia pindah ke SMPN 2 Susukanlebak dan berhasil mengantar sekolah tersebut menjadi sekolah adiwiyata ke tingkat nasional.
Di tahun 2015, ia pindah ke SMPN1 Lemahabang. Ia pun merintis untuk lomba sekolah sehat dan meraih juara 2 tingkat Kabupaten Cirebon, kemudian mengikuti tingkat Provinsi di tahun 2016, dan meraih juara 2 di tingkat Provinsi.
“Juara pertamanya waktu itu dari sekolah swasta di Cianjur. Sebenarnya kita itu untuk sekolah Negeri mendapat juara pertama, tapi karena ini digabung dengan sekolah swasta jadi mendapat juara kedua,” ungkapnya.
Didin pernah meraih juara 2 Kepala Sekolah berprestasi se-Kabupaten Cirebon pada tahun 2017, saat ia sedang menjadi Kepala Sekolah di SMPN 1 Lemahabang.
Selain mengembangkan Sekolah Sehat, Didin pun mengembangkan program Ramah Anak, yaitu sekolah yang lebih banyak memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan anak atau lebih pro untuk kegiatan anak-anak dengan fasilitas-fasilitas yang menunjang, dan meraih juara ketiga se-Kabupaten.
Didin berharap sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon dapat memenuhi standar minimal persyaratan sekolah yang cukup mumpuni, karena sekarang ini sekolah harus mempunyai nilai jual supaya diminati oleh masyarakat.
“Nah ini dituntut manajemen yang baik dari pimpinan atau Kepala Sekolahnya masing-masing,” tambahnya.
Ia mempunyai prinsip, dimanapun ia di tempatkan, ia akan selalu bekerja sesuai dengan kemampuan secara maksimal dan serius sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang berharga untuk masyarakat dan lingkungan sekitar. Sekarang ini Didin menjabat menjadi ketua MKKS selama hampir 2 periode sejak tahun 2017.
BIODATA:
Nama : Drs. Didin Jaenudin, M.M.
Tempat Tanggal Lahir : Cirebon, 25 September 1965
Nama Istri : Dra. Rachmawati
Riwayat Pendidikan
SDN 1 Cipeujeuh 1972 – 1978
SMPN 2 Sindanglaut 1978 – 1981
SMAN 1 Sindanglaut 1981 – 1984
IKIP Bandung, S1 FPOK 1984 – 1989
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen, S2 Magister Manajemen 2011 – 2013
Riwayat Karir
Guru Olahraga SMPN 1 Lemahabang 1994 – 2007
Guru Olahraga SMPN 2 Susukanlebak 2007 – 2010
Kepala Sekola SMPN Satu Atap Losari 2010 – 2011
Kepala Sekolah SMPN 1 Greged 2011 – 2012
Kepala Sekolah SMPN 2 Susukanlebak 2012 – 2015 Kepala Sekolah SMPN 1 Lemahabang 2015 – Sekarang

















































































































Discussion about this post