KAB. CIREBON, (FC),- Harapan petani di Desa Tersana Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon memiliki jalan usaha tani dan irigasi yang memadai akhirnya terwujud.
Hal ini ditandai dengan direalisasikannya program pembangunan jalan usaha tani dan pembangunan irigasi di areal lahan Blok Kaligandu oleh Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon.
Kuwu Desa Tersana, Sarja Sugendri mengungkapkan, ada sekitar 100 hektar lahan pertanian di Blok Kaligandu dalam beberapa tahun ini menjadi sawah tada hujan.
Pasalnya, belum memiliki saluran irigasi yang memadai yang bisa mengalirkan air dari sumber air ke areal pertanian di lokasi tersebut. Selain itu juga akses jalan usaha pertanian di lokasi tersebut belum memadai.
Hal ini sangat berdampak pada ada pola tanam dan juga akses keluar masuk para petani terutama saat pengangkutan hasil pertanian.
“Alhamdulillah, kami pemerintah Desa Tersana mewakili para petani menyampaikan terima kasih kepada Distan Kabupaten Cirebon melalui UPT Pertanian Kecamatan Pabedilan yang telah merealisasikan, apa yang menjadi harapan dan usulan para petani untuk membangun infrastruktur jalan dan irigasi di lokasi tersebut,” ungkapnya kepada FC Rabu (28/7).
Dijelaskan Sarja, dalam tahun anggaran 2021 ini Distan telah mengalokasikan membangun jalan usaha pertanian di Blok Kaligandu sepanjang 600 meter dengan lebar 2,5 meter.
Kemudian juga membangun saluran irigasi sepanjang 120 meter. Akan tetapi karena kebutuhan saluran irigasi sampai 150 meter. Maka pihaknya melakukan swadaya tambahan.
Saluran irigasi yang dibutuhkan di areal pertanian Blok Kaligandu tersebut sudah tercapai sepanjang 150 meter.
Jalan usaha tani dan saluran irigasi yang telah dibangun sangat membantu ratusan petani di lokasi tersebut.
“Semoga para petani bisa memanfaatkan dan saling menjaga untuk melakukan pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun tersebut,” harapnya.
Lebih lanjut dijelaskan Sarja, dirinya yang juga mantan pegawai UPT Pertanian merasa tahu betul, apa yang menjadi kebutuhan para petani yang ada di desanya.
Diakuinya, saat ini areal pertanian di lokasi tersebut masih belum maksimal tanam padi dalam satu musim hingga tiga kali tanam.
Karena sumber air untuk dialirkan ke lokasi tersebut para petani masih mengandalkan pompa air sederhana.
Pihaknya merencanakan akan memfasilitasi pengairan di lokasi tersebut dengan dibangunkan rumah pompa air berkapasitas besar.
Pompa tersebut mampu mengalirkan air untuk kebutuhan sekitar 100 hektar di Blok Kaligandu.
“Insyaallah kedepan kami akan memfasilitasi pengairan di lokasi tersebut dengan dibangunkan rumah pompa yang berkapasitas besar, agar mampu memenuhi kebutuhan perairan seluas sekitar 100 hektar tersebut,” papar Sarja. (Nawawi).


















































































































Discussion about this post