KAB. CIREBON, (FC).- Habisnya masa berlaku diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 bulan Desember 2021 lalu, membuat dealer Rejeki Toyota melakukan strategi penjualan dengan menghadirkan program promo menarik di awal tahun 2022 ini.
Kepala Cabang Rejeki Toyota Cirebon, Tommy Tansil mengatakan, dirinya optimis pasar otomotif akan tetap tumbuh walau kebijakan relaksasi PPnBM telah berakhir.
Dengan habisnya diskon PPnBM 100 persen, pembelian mobil baru kembali mengalami penyesuaian harga.
“Jadi untuk model PPnBM itu rentang kenaikan harganya antara Rp24 juta sampai Rp30 jutaan, tergantung model dan tipenya,” kata Tommy.
Menurut Tommy, harga tersebut terkesan mahal jika konsumen membandingkan harga murah saat ada potongan diskon PPnBM.
“Jadi pricing ini tentunya pricing yang sudah disesuaikan. Konsumen cuma butuh adaptasi saja. Mungkin di awal ini konsumen masih kaget. Tapi nanti akan bergerak lagi. Apalagi sebentar lagi mau lebaran. Kalau lebaran walau harga mahal, orang tetap mau beli mobil,” kata Tommy
Rejeki Toyota Cirebon sendiri menawarkan promo spesial dengan berbagai hadiah menarik. Untuk pembelian mobil dengan cara kredit, Rejeki Toyota Cirebon memberikan DP Murah.
“Program promonya DP murah. Kita juga menyediakan bermacam-macam hadiah untuk pembelian mobil, ada TV, Kulkas, Mesin Cuci, Sepeda Gunung dan hadiah-hadiah menarik lainnya. Kadi DP Murah tetap kita ada,” tandas Tommy
Melalui program promo ini, dealer Toyota yang berlokasi di Jalan Raya Plered Cirebon ini diharapkan mampu menggenjot penjualan di awal tahun.
“Kita ada program khusus untuk All New Avanza dan All New Veloz. Jadi itu yang lagi kita fokuskan untuk penjualan karena ini Rissing Star produk kita Avanza dan Veloz,” papar Tommy.
Bagi konsumen yang ingin menjajal, pihaknya juga menyediakan unit Test Drive. Rejeki Toyota juga masih mengadakan pameran-pameran di beberapa lokasi untuk mengenalkan dua produk generasi terbaru Avanza dan Veloz tersebut. (Andriyana)


















































































































Discussion about this post