Sementara itu ketua LPBH NU Kota Cirebon Rasjid mengatakan antusiasme masyarakat akan adanya pelatihan tingkat dasar ini sangat tinggi.
“Alhamdulillah kita batasi hanya 40 orang tapi yang datang dan tercatat ada 69 orang, berarti antusiasme masyarakat Kota Cirebon benar-benar menginginkan masyarakat yang melek hukum,” ungkapnya.
Selain itu peserta berasal dari berbagai lapisan masyarakat dan tidak sembarangan, yang pertama dari fakultas hukum seluruh Kota Cirebon, selain itu ada perwakilan seluruh pesantren Kota Cirebon.
“Ada dari seluruh fakultas hukum kita cirebon, dari fakultas hukum Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), fakultas hukum UGJ, dan juga ada dari perwakilan seluruh pesantren di Kota Cirebon, dan juga ada dari karang taruna setiap kelurahan harus mewakili,” katanya.
Pihaknya bertekad untuk membela masyarakat kecil dalam melakukan bantuan hukum, dan juga mengenalkan hukum kepada lapisan yang paling bawah.
“Kita disini mencoba memperkenalkan kepada setiap lapisan masyarakat baik itu RT/RW yang merupakan target kami agar dapat mengerti akan hukum,” tandasnya. (Sakti/FC).
















































































































Discussion about this post