KAB. CIREBON, (FC).- Untuk menuntaskan pembangunan pusat jajanan dan kuliner (PJK) Sumber. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon membutuhkan sekitar Rp2,5 miliar lagi.
Hal tersebut dibenarkan, Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi pada Disperdagin Kabupaten Cirebon, Ardiles Alfa Jatiwantoro.
Ardiles sapaan akrabnya menyebut, anggaran sebesar itu adalah untuk kebutuhan pelengkap di pusat jajanan dan kuliner Sumber. Mulai dari kios atau shelter yang belum terbangun dan juga lainnya.
“Space tengah nanti akan dibangun hall, panggung entertainment, pagar, toilet dan penghijauan,” kata Ardiles di kantornya, kemarin.
Ardiles sedikit menyayangkan, pasalnya ada bangunan pedagang kaki lima (PKL) yang menempati lahan kosong di PJK tidak sesuai dengan spesifikasi.
Menurutnya, ia tidak melarang pedagang untuk menempati lahan yang kosong, namun ia menyarankan bangunan yang hendak menempati, minimalnya sesuai dengan konsep yang sudah ada.
“Di situ (PJK) sudah kavlingan, bukan di atas paving block. Itu sudah melanggar ketentuan. Dihimbau untuk dibongkar. Kalau mau bangun sendiri boleh, asalkan dibangun tapi yang estetik,” kata Ardiles.
Masih menurut dia, PKL yang hendak direlokasi di situ awalnya berjumlah 35 PKL. Tetapi data yang ia peroleh lebih dari itu. Dia inginkan PKL di sepanjang jalan Dewi Sartika itu steril.
“Kita tidak hanya mengakomodir segelintir pedagang, tapi pengen semua masuk. Tapi lahannya hanya segitu,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, puluhan kios PJK di Taman Parkir Sumber ini akan diisi oleh pedagang yang biasa berjualan di sekitar lampu merah dekat Kantor Pos Sumber hingga Pasar Sumber.
PJK di Taman Parkir Sumber yang dibangun tersebut memang diperuntukan bagi pedagang makanan siap saji sesuai konsepnya.
Saat ini, Ardiles menerangkan, pihaknya tengah mengajukan pembangunan kembali untuk sisa tanah yang masih kosong.
“Kita sedang berusaha untuk pembangunan tahap berikutnya, sehingga dapat menampung pedagang yang lainnya,” terang Ardiles.
Seorang PKL penjual pisang cavendis, Andrianto (42) mengaku bersyukur sudah diberikan tempat oleh pemerintah di PJK Taman Parkir Sumber ini. Karena, Andrianto berujar, dengan adanya tempat tersebut dirinya sudah tidak kucing-kucingan lagi dengan Satpol PP.
“Waktu masih berjualan di depan Kelurahan Sumber selalu was-was, takut terkena razia Satpol PP,” ungkapnya. (Ghofar/FC)














































































































Discussion about this post