KUNINGAN, (FC).- Konsep pengembangan Desa Wisata adalah mengintegrasikan segala potensi yang ada di desa, karena secara prinsip sebuah Desa Wisata itu tidak merubah pola hidup dan pekerjaan masyarakatnya, tapi menambah nilai dari aktivitas yang mereka lakukan.
Walaupun sudah menjadi Desa Wisata yang masuk kategori Maju, Desa Wisata Cibuntu masih terus berbenah untuk memaksimalkan semua potensi yang dimiliki dengan tetap mengedepankan semangat keterlibatan aktif dan pemberdayaan masyarakatnya.
Hal tersebut diungkapkan tokoh masyarakat Desa Cibuntu, H. Jojo yang selama ini konsen mendukung Cibuntu sebagai Desa Wisata yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
Jojo berharap sektor pertanian yang ada di Desa Cibuntu dapat ditingkatkan produksinya dan beralih ke tanaman organik, dan memanfaatkan pupuk yang berasal dari Kampung Kambing
Jojo menjelaskan, masyarakat di Desa Wisata Cibuntu sebagian besar adalah berprofesi petani dan peternak. Saat ini Pokdarwis Desa Cibuntu dan kelompok tani lainnya telah diberikan Bimtek tentang bagaimana merubah kualitas tanah yang tadinya kurang baik menjadi lebih berkualitas.
Dengan cara mentreatment lahan tersebut dengan mengembangkan mikroba yang berfungsi untuk memperbaiki ekologi membuat kualitas tanaman pangan bisa lebih terjamin.
















































































































Discussion about this post