KOTA CIREBON, (FC). – Dalam rangka menyadarkan masyarakat akan pentingnya penggunaan masker, Bhabinkantibmas Kelurahan Pekalipan Kecamatan Pekalipan sosialisasi masker ke setiap RW.
Bhabinkantibmas kelurahan pekalipan Aiptu Didi Kuswandi mengatakan sosialisasi ini wujud penertiban masalah 3M.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang tingkat kesadaran memakai masker masih kurang,”kata Aiptu Didi kepada FC, Rabu(7/10).
Untuk di kelurahan pekalipan sendiri setiap minggunya di sosialisasikan pada 3 RW, untuk hari ini ada RW 6, 7, dan 8, dan menurut pantauan Aiptu Didi warga di pekalipan beberapa ada yang masih belum mematuhi protokol kesehatan.
“Untuk kelurahan pekalipan tadi berdasarkan pantauan di lapangan itu sebanyak 80 persen sudah patuh, hanya saja ini yang 20 persen lagi harus kita maksimalkan untuk mematuhi peraturan,” tuturnya.
Namun secara keseluruhan tingkat kesadaran masyarakat pekalipan sendiri sudah cukup baik dan meningkat menurut Aiptu Didi Kuswandi.
“Mungkin karena faktor masyarakat yang sering melihat dampak covid-19 di Internet jadi masyarakat meningkat dari segi kesadaran pemerintah,” ungkapnya.
Aiptu Didi mengatakan bahwa dirinya tak segan untuk memberikan hukuman atau sanksi sosial kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
“Saya tidak segan bila ada yang tidak menggunakan masker akan menghukum dengan sanksi sosial, bisa berupa push up, sit up atau yang lainnya agar menimbulkan efek jera kepada orang tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Babinsa kelurahan pekalipan A. Nur Hanapi mengatakan mental masyarakat belum terbentuk, karena masyarakat ketika ditegur saja baru mereka memakai masker.
“Kalau disini sistemnya kita akui masyarakat belum sepenuhnya sadar dalam artian ketika ditegur saja mereka baru memakai masker ketika tidak ada sosialisasi seperti ini mereka seakan-akan lupa,” katanya.
Menurut Babinsa yang berbadan tegap tersebut masyarakat mulai ada peningkatan kesadaran untuk memakai masker dalam beberapa minggu terakhir.
“Tapi kita sudah lakukan sosialisasi ini beberapa kali, dari yang kita ketahui kesadaran masyarakat mulai meningkat,” ungkapnya.
A Nur Hanapi juga akan selalu bekerjasama dengan bhabinkamtibmas yang ada untuk selalu melakukan patroli secara rutin untuk mencegah kerumunan yang akan terjadi.
“Kita juga akan selalu melakukan patroli untuk mencegah kerumunan di sekitar kelurahan pekalipan, baik itu kerumunan anak muda maupun yang lainnya,”tuturnya.
A Nur Hanapi berharap agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah daerah Kota Cirebon.
“Saya berharap terkhususnya warga kelurahan pekalipan untuk menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, setidaknya itu dapat meminimalisir terpapar covid-19,” tandasnya. (Sakti/FC).













































































































Discussion about this post