Lebih lanjut Encu menyebutkan potensi zakat, zakat masyarakat dari penduduk Kabupaten Kuningan 1.132.600 jiwa x 10% = 113.360 jiwa zakat, nisab Rp. 1.275.000 x 113.260 jiwa = Rp. 144.406.000.000,-, sementara realitas tahun 2018 adalah Rp. 353. 634.750,- persentase 0,245%.
Untuk potensi zakat ASN tahun 2018 , Gol II, III, IV sejumlah 11.794 orang x Rp. 1.275.000,- = Rp. 15.037.350.000,- , realitas tahun 2018 Rp. 3.080.083.500,- persentase 20,4 %.
“Potensi Zakat di Kabupaten Kuningan Rp. 159.443.350.000,- , realitasnya Rp. 3. 433.718.250,- atau dengan persentase 21,5 %. Target akhir 2019 Rp. 5.000.000.000,- = 30%, naik 8,5%,” jelas Encu.
Berkat kerjasama yang baik dengan semua pihak, masih Encu, dalam mengoptimalkan potensi yang ada sehingga BAZNAS Kabupaten Kuningan berhasil mendapatkan berbagai penghargaan diantaranya, BAZNAS AWARD Bidang Pendistribusian tahun 2011, BAZNAS AWARD Bidang SIMBA tahun 2015, BAZNAS JABAR AWARD Bidang Penghimpunan tahun 2018.


















































































































Discussion about this post