KOTA CIREBON, (FC).- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon telah beroperasi perdana sejak Senin kemarin.
Dari 10 unit BRT, baru dioperasikan 3 unit, masyarakat bisa menikmati layanan transportasi yang nyaman ini secara gratis selama dua minggu terhitung mulai peluncuran perdananya.
Kadishub Andi Armawan menyampaikan, dua minggu pengoperasian BRT ini masuk dalam masa sosialisasi. Hal ini diharapkan agar masyarakat mengetahui keberadaan BRT.
Sehingga bisa mencoba dan selanjutnya BRT bisa menggantikan kendaraan pribadi sebagai alat transportasi.
“Dua minggu ini digratiskan, sebagai tahap pengenalan BRT Trans Cirebon kepada masyarakat,” jelasnya kepada FC, Selasa (13/4).
Sejumlah awak media mencoba BRT Trans Cirebon ini. Masuk halte yang berada didepan Kecamatan Kejaksan, tidak menunggu lama BRT melaju walaupun hanya mengangkut beberapa penumpang saja. Rute yang diambil adalah koridor 1 dalam Kota Cirebon.
Kenyamanan bus ini terasa, fasilitas AC yang membuat sejuk, bangku yang cukup empuk serta jarak antar penumpang yang cukup lega.
Selama perjalanan penumpang juga bisa memanfaatkan WiFi gratis. Terlihat juga didepan ada kamera pengawas.
Beberapa halte yang disambangi BRT ternyata tidak ada penumpang yang naik, jadi bus ini langsung tancap gas.
Iringan musik dan lagu khas Cirebonan yakni tarlingan mengalun sepanjang jalan. Awak bus pun dengan ramah menginformasikan halte pemberhentian selanjutnya.
Bus ini agak lama berhenti di Halte Dukuh Semar yang merupakan halte utama. Kurang lebih satu jam perjalanan dalam kota ditempuh.
Diperkirakan esok penumpang akan semakin banyak, karena keberadaan BRT ini sudah tersebar. (Agus)












































































































Discussion about this post