“Ya ini spontanitas aja, dari anak anak muda yang ingin membantu sesama melalui gerakan donor darah. Mudah mudahan dengan setetes darah yang diberikan ini bisa menyelamatkan nyawa sesama,” tutur Iful sapaan akrabnya.
Di tempat yang sama, Dedi selaku petugas PMI Kabupaten Majalengka membenarkan bahwa saat ini stok darah di PMI Kabupaten Majalengka berkurang. Untuk menutupi kekurangan tersebut yakni dengan cara mengharuskan keluarga pasien yang membutuhkan golongan darah harus menjadi pendonor.
Disamping itu pula pihaknya terus menjalin komunikasi dengan semua pihak agar ikut berpartisipasi dalam hal pengadaan stok golongan darah.
“Ya seperti saat ini, PMI bekerja sama dengan Karang Taruna Tunas Bangsa Desa Bantarwaru untuk mengadakan aksi kemanusiaan dengan menjadi mendonor. Sehingga ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Majalengka akan salalu tersedia,” ujar Dedi.
Dalam aksi gerakan donor darah tersebut, terkumpul 25 labu darah dengan berbagai golongan. Sebetulnya yang mendaftarkan jadi pendonor banyak. Hanya saja karena beberapa pendonor kurang memenuhi syarat, maka niat baiknya sementara tercansel. (Munadi).














































































































Discussion about this post