KUNINGAN, (FC).- Bank Kuningan menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah melalui kerja sama penataan dan branding taman di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kuningan. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Bank Kuningan, yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah, Kamis (8/1/2026).
Direktur Bank Kuningan Dodo Warda menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk tindak lanjut atas arahan pimpinan daerah, sekaligus komitmen Bank Kuningan untuk terlibat aktif dalam pembangunan lingkungan perkantoran yang lebih tertata dan berkelanjutan.
“Sesuai arahan pimpinan, kami segera menindaklanjuti kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk pengelolaan taman di halaman Kantor Pemkab Kuningan. Ini adalah bentuk sinergi nyata yang kami bangun,” ujar Dodo Warda.
Ia menjelaskan, ruang lingkup PKS mencakup penataan taman secara menyeluruh, mulai dari desain lanskap, penanaman, hingga penambahan elemen pendukung. Selain itu, kerja sama juga meliputi pemeliharaan taman secara berkala, pemasangan media branding, serta koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program.
Menurut Dodo, keterlibatan Bank Kuningan dalam penataan taman Setda tidak hanya berorientasi pada keindahan visual, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi BUMD dalam mendukung pelayanan publik yang lebih baik.
“Kami ingin taman Setda ini tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan dan menjadi bagian dari wajah pelayanan publik Kabupaten Kuningan,” katanya.
Sejalan dengan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Uu Kusmana menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan inovasi yang dilakukan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kolaborasi ini adalah bentuk inovasi peningkatan pelayanan dan penataan lingkungan yang tidak membebani APBD Kabupaten Kuningan,” tegas Uu Kusmana.
Melalui kerja sama ini, Pemkab Kuningan dan Bank Kuningan berharap taman di halaman Kantor Setda dapat tampil lebih asri, tertata, dan representatif, sekaligus menjadi contoh kolaborasi positif antara pemerintah daerah dan BUMD dalam mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. (Angga)











































































































Discussion about this post