INDRAMAYU, (FC).- Insiden dua kali ambruknya bangunan Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Kabupaten Indramayu disorot Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu.
Legislatif pun menilai ada ketidakberesan mengenai pembangunan Masjid Islamic Center di Indramayu yang menelan anggaran Rp122 miliar tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Syaefudin mengatakan terkait dua kali ambruknya bangunan masjid Islamic Center indramayu yang menjadi kebanggaan masyarakat Indramayu ini pihaknya sangat menyangkan mengingat pembangunan masjid tersebut baru dua tahun.
“Kami sangat prihatin atas ambruknya plafon masjid dan menara masjid Islamic Center Indramayu,” ungkapnya, Saefudin saat ditemui FC di ruangannya, Senin (25/1)
Syaefudin menilai, ambruknya bangunan Masjid Islamic Center Indramayu ada sesuatu yang salah diantaranya mengenai kontruksi bangunan masjid.
“Kalau dilihat dari anggaran yang besar dengan kondisi bangunan sekarang, harusnya kejadian seperti ini tidak terjadi, kecuali faktor alam ini kan tidak karena memang kontruksi bangunan yang rendah, sehingga terjadi ambruknya bangunan masjid,” ungkapnya
Dikatakan Syaefudin, pihaknya pun mencium ada ketidakberesan dalam pembangunan masjid Islamic Center Indramayu tersebut.
Sebab, kata Syaefudin, jika perencanaan dan pengawasannya benar, pastinya kualitas bangunan juga bener.
“Dalam waktu dekat kita akan panggil dinas terkait untuk membahas mengenai kejadian ambruknya bangunan masjid Islamic Center tersebut dalam rangka evaluasi mengingat banyaknya masukan dari masyarakat Indramayu,” ungkapnya
Dalam hal ini, Syaefudin juga meminta pihak aparat penegak hukum serius dalam menangani kasus tersebut dan pihak juga berharap agar kejadian ini tidak sampai terjadi lagi
Seperti diketahui, Masjid Islamic Center Syekh Abdul manan diresmikan sejak tahun 2018 ini kondisinya tidak sesuai yang diharapkan masyarakat karena belum lama ini sekitar tanggal 6 desember 2020 menara masjid ini roboh dan menimpa mobil milik petugas kepolisian polres indramayu
Kemudian pada hari Minggu tanggal 24 januari kemarin disusul dengan ambruknya atap di dalam masjid sesaat setelah jamaah melakukan sholat dzuhur berjamaah kondisi ini mengundang keprihatinan masyarakat. (Agus)










































































































Discussion about this post