KAB. CIREBON, (FC).- Ketua Umum Silaturahmi Entrepreneur Cirebon Indonesia (SECI), H. Apud menegaskan, pihaknya tidak membebani keuangan pemda dalam mengembangkan kawasan kuliner di Pasar Batik Trusmi.
Pengembangan kawasan kuliner akan dilakukan secara bertahap, dengan project pertama akan dibangun SECI Coofee & Resto dengan nilai investasi sebesar Rp300 juta.
Anggaran investasi itu akan ditopang urunan dari para anggota SECI sebagai investornya, dengan sistem profit sharring darui keuntungan usaha yang akan dijalankan
“Kita ini biayanya dari anggota semua,” tegas H. Apud saat menggelar press conference Kopdar Luar Biasa SECI Comunity di Saung Kopi Gowes (Sakowes) Desa Sarwodadi, Kecamatan Talun, Minggu (10/4)
Dikatakannya, pada saat melakukan audensi di Pendopo beberapa waktu lalu, Bupati Cirebon sangat mensuport rencana SECI ini.
“Waktu kita ke Pendopo itu ya didukung sekali, dikasih suport sama Pak Bupati dan Indag karena memang tidak mengganggu keuangan pemda, malahan menyuport ke pemda,” tandasnya
Gagasan pengembangan kawasan kuliner tercetus dari diskusi kecil beberapa pebisnis kuliner yang ingin bagaimana caranya agar Pasar Batik Trusmi ini bisa ramai.
Dari obrolan beberapa pebisnis itu kemudian berkembang menjadi banyak pebisnis yang bergabung, hingga akhirnya membentuk sebuah komunitas entrepeuner bernama SECI.
Pertemuan Kopdar pun rutin dilakukan sebulan sekali, dengan jumlah anggota sekarang sudah 150 orang.
Baca Juga: SECI Siap Hidupkan Denyut Ekonomi Pasar Batik Trusmi
“Alhamdulillah sekarang sudah menjadi Kopdar Luar Biasa,” ujar H. Apud, yang juga owner Empal Gentong H. Apud.
Pertemuan Kopdar Luar Biasa SECI Community adalah pertemuan yang kelima. Kopdar kali ini disi agenda pembentukan perusahaan patungan bernama SECI Investama.
Pengurus SECI memaparkan visi misi SECI Investama kepada para anggota yang hadir, termasuk pemaparan rencana pembangunan project pertama yaitu SECI Coffee & Resto.
SECI Coffee & Resto rencananya akan dibangun dengan lokasi area depan Centra Batik Trusmi.
Coffee & Resto ini akan memiliki area indoor untuk pengunjung dengan luas 150 meter persegi, dan area outdoor dengan luas 200 meter persegi.
Selain itu juga akan dilengkapi beberapa fasilitas mulai dari VIP Meeting Room, Spot Selfi hingga Craft Corner.
“Kita akan bentuk Craft Corner. Jadi buat teman-teman yang punya usaha kerajinan, ada spot yang bisa dipajang,” jelas Andru, pengurus SECI saat pemaparan tersebut.
Setelah project pertama ini sukses, SECI akan melanjutkan tahap berikutnya bergeser ke area belakang Centra Batik Trusmi.
“Kita ramaikan dulu yang tahap pertama. Kalau ini bagus, kita berikutnya ke area belakang. Ini areanya luas sekali, hampir 1 hektar. Area belakang saat ini mangkrak,” ujarnya
Menurutnya, area yang mangkrak tersebut nantinya bisa dihidupkan lagi kedepan dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seperti belajar membatik untuk anak-anak dan sebagainya.
“Kita akan ramaikan bagian belakang. Nanti di area belakang kita juga akan bangun SECI Minimarket, atau SECI Supermarket,” papar Andru
SECI ingin mewujudkan kawasan Centra Batik Trusmi ini sebagai One Stop Shooping & Art, sebagaimana disampaikan Andru saat memaparkan visi misi SECI Investama tersebut. (Andriyana)













































































































Discussion about this post