KOTA CIREBON, (FC).- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon secara resmi meluncurkan maskot kota bernama Athara, Jumat (18/7/2025).
Peluncuran ini bertepatan dengan pembukaan Festival Kuliner Jalur Rempah (FKJR) 2025 yang digelar di depan Balai Kota Cirebon.
Maskot Athara yang merupakan akronim dari Anak Pantai Utara, mengambil bentuk udang sebagai representasi identitas khas Cirebon yang dikenal luas sebagai Kota Udang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon Agus Sukmanjaya menjelaskan pemilihan bentuk udang dalam maskot ini didasari oleh unsur kultural dan sejarah Cirebon.
“Maskot ini merepresentasikan Cirebon sebagai Kota Udang, yang sudah dikenal masyarakat secara nasional bahkan internasional,” ujar Agus.
Ciri khas Cirebon juga dihadirkan melalui ornamen batik Mega Mendung yang melekat di bagian kepala, pergelangan tangan, dan tubuh maskot. Ornamen tersebut menegaskan kekayaan budaya lokal yang dimiliki Cirebon.
“Athara ini kami rancang agar bisa digunakan oleh semua stakeholder untuk promosi Kota Cirebon dalam berbagai bentuk,” ungkap Agus.
Guna mendukung pemanfaatan maskot secara resmi dan berkelanjutan, saat ini Disbudpar tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait penggunaan Athara. Selain itu, akan dibuat Perwal mengenai struktur arsitektur khas Cirebon seperti Gapura Candi Bentar.
“Perwal-perwal ini juga bagian dari turunan Perda Pemajuan Kebudayaan, termasuk pengaturan ruang seni dan budaya di kafe, restoran, perkantoran, sekolah, dan lainnya,” jelas Agus.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo menegaskan pentingnya kehadiran maskot untuk memperkuat identitas kota.
“Peluncuran maskot Athara ini bertujuan agar Cirebon memiliki simbol identitas yang kuat. Dalam berbagai kegiatan, maskot ini bisa digunakan sebagai sarana promosi,” kata Edo.
Ia berharap, kehadiran Athara dapat menjadi ikon yang dikenal luas oleh masyarakat dan memperkuat citra Kota Cirebon di kancah nasional maupun internasional. (Agus)











































































































Discussion about this post