KOTA CIREBON, (FC).- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Cirebon menggelar rapat pleno pengusulan calon pimpinan DPRD Kota Cirebon dari Partai Golkar Kota Cirebon, pada Sabtu kemarin (20/7).
Dalam forum tersebut bersepakat, menjadikan Ketua DPD Golkar Kota Cirebon menjadi Ketua DPRD Kota Cirebon periode 2024-2029. Namun, berdasarkan aturan, DPD Golkar Kota Cirebon harus mengusulkan 3 nama ke DPD Golkar Jabar maupun DPP Golkar.
Sekretaris DPD Golkar Kota Cirebon, Agung Supirno mengatakan berdasarkan forum rapat pleno, menginginkan Ketua DPD Golkar Kota Cirebon Andrie Sulistio menjadi Ketua DPRD Kota Cirebon. Apalagi, menurut Agung, di era kepemimpinan Andrie, mengalami kenaikan kursi 100 persen, dari 3 menjadi 6 kursi.
“Peserta rapat menginginkan Mas Andrie sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon, tapi karena pimpinan rapat langsung dari Sekretaris DPD Jabar, Pak Iswara, menyampaikan aturan bahwa yang direkomendasikan minimal 3 nama. Dengan catatan berpengalaman dan S1,” ujar Agung, Selasa (23/7).
“Akhirnya ditambahkan Sekretaris dan Bendahara untuk diusulkan menjadi Ketua DPRD Kota Cirebon. Sehingga ada 3 nama yang diusulkan ke DPD Jabar dan DPP Golkar,” sambungnya.
Ketiga nama tersebut, kata Agung, sudah disampaikan ke DPD Golkar Jawa Barat dan DPP Golkar. Untuk selanjutnya tambah Agung, pihaknya tinggal menunggu kabar dari DPD Jawa Barat atau DPP Golkar.
“Saat ini kami masih menunggu surat keputusan dari DPD Jabar dan DPP Golkar,” pungkasnya.
Sekedar informasi, nama-nama yang diusulkan dalam rapat pleno pengusulan Ketua DPRD Kota Cirebon dari Partai Golkar Kota Cirebon yakni Ketua DPD Golkar Kota Cirebon, Andrie Sulistio, Sekretaris DPD Golkar Kota Cirebon Agung Supirno, dan Bendahara DPD Golkar Kota Cirebon, Ana Susanti. (Agus)












































































































Discussion about this post