KAB. CIREBON, (FC).- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon, Hj Rd Sri Heviyana memberikan bantuan sembako kepada penjaga rel kereta api (KA) tanpa palang pintu, korban kebakaran, tukang becak serta menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat Kabupaten Cirebon, Senin (23/9).
Kegiatan itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 PMI serta launching kegiatan Bulan Dana PMI tahun 2024.
“Ini adalah program rutin kami. Dan ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” terang Heviyana di sela-sela penyerahan bantuan.
Heviyana mengatakan, keberadaan penjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Sarabau, Kecamatan Plered dan Dawuan, Kecamatan Tengahtani sangatlah membantu masyarakat agar tidak terjadi kecelakaan. Secara tidak langsung, kata dia, keselamatan pengguna jalan yang melintas berada di tangan para petugas perlintasan.
“Menjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu sangat membantu. Namun, masih dianggap sebelah mata. Karena bila lalai, bisa mencelakai pengendara lain,” kata Heviyana.
Menurutnya, bakti sosial ini dilakukan untuk instropeksi diri dan menggugah masyarakat, agar semakin menyadari pentingnya kehadiran petugas perlintasan kereta api tanpa palang pintu.
“Terima kasih kepada para penjaga perlintasan kereta api yang telah melakukan pekerjaan sosial dan membuat para pengendara merasa aman, karena kecelakaan melawan kereta api dapat dicegah,” ujarnya.
Diakuinya, pemberian bantuan ini tidak menentukan titiknya. Tahun lalu pihaknya menyalurkan sembako kepada petugas penjaga rel kereta api tanpa palang pintu di wilayah timur Kabupaten Cirebon. Tahun ini giliran di wilayah tengah.
“Kita tidak menentu, sekarang hanya dibagi dua titik penyaluran, di Perlintasan Kereta Api Desa Sarabau kita memberikan 5 bingkisan sembako. Di Dawuan pun sama kita memberikan 5 bingkisan sembako. Sekaligus kita berikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu juga, mulai dari abang tukang becak, kelompok lansia dan korban kebakaran di Kecamatan Kedawung. Total kita sediakan 50 paket,” kata Heviyana.
Selain itu juga, tidak hanya memberikan sembako, pihaknya juga memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Cirebon yang terdampak kekeringan air bersih.
“Kemarin kita berikan bantuan air bersih untuk masyarakat Desa Slangit, Kecamatan Klangenan dan Desa Pengenan, Kecamatan Pangenan. Kemarau tahun ini memang cukup panjang, sehingga air bersih masih dibutuhkan. Total hingga kemarin kita sudah mendistribusikan air bersih sebanyak 18.000 liter,” pungkasnya. (Ghofar)











































































































Discussion about this post