KAB. CIREBON, (FC).- Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon saat ini mulai ada peningkatan. Hal tersebut diungkapkan Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Hj Rd Sri Heviyana.
“Alhamdulillah sudah mulai ada peningkatan. Selama masa pandemi itu memang turun 50 persen, tetapi sekarang sudah mulai agak stabil, saya berharap kepada masyarakat untuk selalu melakukan kegiatan-kegiatan donor darah,” katanya, Rabu (7/9).
Heviyana mengaku, peningkatan stok darah di PMI disebabkan beberapa hal, mulai masifnya PMI yang turun gunung mengadakan sosialisasi pendekatan kepada masyarakat, juga saat ini banyak masyarakat yang sudah tergerak hatinya untuk mendonorkan darahnya sendiri dengan sukarela rutin mendatangi kantor PMI.
“Kita rutin turun ke lapangan, seperti kemarin di kegiatan dalam rangka HUT TNI AL yang ke-77. Alhamdulillah dari sini kita mendapatkan banyak stok darah,” ungkapnya.
Heviyana menambahkan, stok ratusan bahkan ribuan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) itu akan selalu habis, namun akan terus tercukupi dengan rutinnya kegiatan, seperti Kampung Donor, kemudian masyarakat di kecamatan maupun kelurahan dan desa selalu rutin mengadakan atau menyelenggarakan donor darah, maka stok darah di PMI Kabupaten Cirebon akan aman.
“Alhamdulillah sudah ada peningkatan, meskipun pandemi Covid-19 kemarin sempat ngedrop 50 persen, sekarang sudah mulai naik lagi, yaitu sudah mencapai 75 persen. Mudah-mudahan, karena kami punya mesin cold room atau cold storage yang dapat menampung 4000 kantong darah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Heviyana berharap, mudah-mudahan ini bisa terus meningkat dan pencapaian ini memang tidak hanya karena berkat dari teman-teman di UTD-nya sendiri, tetapi itu juga dari masyarakatnya itu sendiri dengan kesadaran untuk kegiatan donor darah. (Ghofar)













































































































Discussion about this post