MAJALENGKA, (FC).- Seorang warga Blok Loji Desa Ligung Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka, berinisial Y yang diduga maling gabah tewas mengenaskan. Y diduga tewas setelah dihakimi massa saat membobol sebuah lumbung padi milik Oding warga Blok Uda Desa Ligung Kecamatan Ligung.
Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi Selasa (9/8) dini hari sekitar pukul 2.00 WIB. Belakangan diketahui Y ternyata masih warga setempat yang jaraknya tak jauh dari tempat tinggal ke tempat kejadian perkara (TKP).
Kepala Desa Ligung, Gunawan mengatakan, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
“Kami pemerintah desa tahu kejadian, saat terduga pelaku yang masih warga kami sendiri dalam proses pengejaran. Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 02.030 WIB,” ujar Gunawan saat ditemui di Mapolsek Ligung, Selasa (9/8).
Ia menjelaskan, bahwa yang bersangkutan diduga telah mengambil gabah milik warga di Blok Uda Leuwimukti desa setempat. Pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa, setelah mengetahui korban terduga pelaku sudah kondisi terlentang tak bergerak setelah dipukuli warga.
“Informasinya, Y ngambil gabah. Masyarakat sudah jengah, karena bukan satu kali dua kali, sering kehilangan gabah. Bahkan selain gabah warga di Blok Uda Leuwimukti juga sering kehilangan yang lainnya seperti pompa, ayam sepeda motor serta yang lainnya. Semalam terduga dikejar oleh warga kurang lebih 1 KM dari TKP,” ujar Kades Gunawan.
Masih dikatakan Kades Gunawan, Setelah tahu korban tergeletak, kami bersama perangkat desa yang lainnya langsung membawa korban ke Puskesmas Ligung, namun nyawanya tidak tertolong,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Iyan tokoh masyarakat setempat membenarkan atas kejadian semalam yakni tewasnya terduga maling yang dihakimi warga. Kronologinya Iyan menyampaikan, pemilik lumbung bernama Oding memergoki orang tidak dikenal sedang membobol lumbung padi yang berada di depan rumahnya.
“Begitu mengetahui ada orang yang akan maling gabah, pemilik lumbung berteriak maling. Atas teriakan maling tersebut wargapun berhamburan dan langsung mengejar pelaku,” katanya.
Dikatakan Iyan, terduga maling masuk ke kebun yang gelap gulita. Wargapun yang semakin banyak mengepung dan mempagar betis kebun yang digunakan persembunyian terduga maling. Nyata saja maling pun bersembunyi di tengah semak semak, begitu tertangkap wargapun menghakimi secara beramai-ramai.
“Tahu persis kejadiannya saya tidak, cuman pas saya keluar rumah sudah banyak warga dan terduga maling pun sudah tergeletak tak bergerak, dan langsung dibawa oleh perangkat desa ke Puskesmas Ligung,” pungkas Iyan.
Sementara Kepala Puskesmas Ligung dr Abdul Malik Kahin kepada awak media mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, korban meninggal akibat luka yang cukup parah di bagian kepala, sehingga banyak mengeluarkan darah.
“Korban di bawa ke Puskesmas sudah dalam posisi meninggal, mas,” ucapnya singkat
Sementara, sampai saat ini, pihak kepolisian Polsek Ligung bersama Satreskrim Polres Majalengka masih mendalami kasus ini. Sejumlah saksi-saksi masih dimintai keterangan di Mapolsek Ligung. (Munadi)













































































































Discussion about this post