KUNINGAN, (FC).- Bersama dengan Komandan Korem 063 SGJ, Kolonel Inf. Dani Rakca Andalasawan, Bupati Kuningan H. Acep Purnama meletakan batu pertama pembangunan Masjid Syekh Mansyur di area lokasi Argowisata yang dibuka akses jalannya oleh Dandim 0165 Kuningan di Desa Sindangjawa Kecamatan Kadugede, Rabu (27/7).
Tampak hadir, Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, Kapolres Kuningan AKBP. Dhany Aryanda, Kalak BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana, beserta tamu undangan lainnya.
Bupati Acep mengatakan terkait dengan rencana kegiatan hari ini dia mengucapkan terima kasih dimana kegiatan ini disamping kita menyaksikan terbukanya lahan yang tadinya biasa- biasa sekarang jadi luar biasa, yang dulunya sulit terjangkau kendaraan pun bisa melintas.
“Luar biasa sekali dan ini tidak terlepas daripada rencana kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0615 Kuningan dibawah kepemimpinan Dandim 0615 David Nainggolan,” kata Acep.
Rencana pembukaan lahan ini tentu saja dia menyambut baik dan merestui sekaligus dia meminta agar para kepala desa juga agar mendukung penuh, untuk menuntaskan program ini.
“Pertama, kalau ada tanah yang terpakai khususnya untuk jalan, tolong untuk dihibahkan untuk jalan, Insya Allah jalan ini akan dipakai oleh banyak orang, tentu saja manfaatnya juga akan terasa sehingga jalan ini juga akan membawa siapapun pemiliknya, siapapun yang memiliki kebijakannya untuk menuju jalan ke surga,” ungkap Acep.
Dengan berbagai fasilitas yang direncanakan mudah – mudahan, dia juga bisa mengembangkan lagi, sehingga memiliki manfaat yang tinggi untuk masyarakat demi kemajuan bersama.
“ Dan yang lebih menggembirakan lagi hari ini kita akan memulai pembangunan sarana dan prasarana peribadatan, khususnya kita akan memulai pembangunan masjid dan akan diberi nama Masjid Syekh Mansyur,” kata Acep.
Selanjutnya sarana dan prasarana ketersediaan air, Acep mengaku sedang dipikirkan bersama, dia sedang mencari sumber air untuk disini agar bisa menjadi fasilitas dalam langkah kelengkapan fasilitas di tempat ini dan fasilitas-fasilitas seperti PLN dan lainnya.
“Kedepan kita juga akan membangun Tugu Kodim 0615 Sajati, ini sebagai tanda perpaduan antara kerja keras kita, kerja keras bersama Kodim 0615 Kuningan dengan Icon Kabupaten Kuningan Sajati,” ujar Acep.
Acep meyakini, dengan adanya akses jalan penghubung 4 desa ini, pasti akan menumbuhkembangkan sektor-sektor ekonomi lainnya. Masyarakat pasti bersemangat menggarap lahan yang sebelumnya terhambat karena akses.
Sementara itu, Komandan Korem 063 SGJ, Kolonel Inf. Dany Rakca Andalasawan mengatakan, ditempat yang baik ini kita bersama menyaksikan apa yang telah kita buat pada waktu yang panjang, kalau bisa merasakan batinnya Pa Dandim, Pa Bupati ,dan kepala desa khususnya dan teman – teman semua yang hadir disini, kita flashback ke belakang mungkin sekitar 6 bulan atau setahun yang lalu tempat ini tidak seperti ini.
“Hari ini kita ada disini dan kita bisa membayangkan perspektif kurang lebih 1 tahun, 2 tahun kedepan , kita mungkin sudah dimana, mungkin juga kita sudah tidak ada tempat ini tapi ini bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitar sini bahkan mungkin bermanfaat bagi peningkatan PAD nya Kabupaten Kuningan,” jelas Danrem.
Dari ide Dandim ini direkomendasi dan didukung oleh Forkopimda, kita akan menandai bahwa manusia yang telah diberikan nikmat Amanah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita duduk Bersama disini untuk meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan – pembangunan yang nantinya bermanfaat bagi masyarakat.
Berkaitan tentang beberapa instafaktur yang harus di dukung memang perlu kita bicarakan untuk bersama diantaranya air dan listrik.
“Untuk air ini adalah salah satu invest wakaf bagi kita kepada alam dan sesama. Mungkin dalam segi anggaran, karena pemerintah daerah juga tidak bisa mengeluarkan anggaran tanpa ada suatu perencanaan. Untuk memudahkan, cara kita menyelesaikan satu persoalan pada hari ini saya orang pertama mendonasi untuk membuat air. Nanti silahkan orang kedua ketiga, dan seterusnya. Kenapa demikian, percepatan – percepatan dengan konsep gotong- royong seperti yang disampaikan Pak Soekarno dengan kesulitan yang ada, dengan gotong- royong Insya Allah kita bisa selesaikan satu persatu,” ungkap Danrem.
Diketahui Lahan seluas 30 hektar itu, disulap Dandim menjadi lokasi agrowisata dengan akses jalan yang menghubungkan 4 desa, yakni Desa Sindangjawa, Longkewang, Nangka dan Ciketak. Selain dibuat akses jalan, Dandim Letkol Czi David Nainggolan ini juga membuka akses pariwisata dan grasstrack tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 agustus 2022 mendatang. (Ali)
















































































































Discussion about this post