KAB. CIREBON, (FC).- Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H M Luthfi menilai proses seleksi calon komisioner Komisi Informasi Daerah (KID) Kabupaten Cirebon telah dilakukan secara terbuka. Artinya, transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Bahkan, kelima nama yang direkomendasikan untuk menjadi komisioner KID segera diumumkan pada hari ini, Jumat (7/1).
“Proses tahapan seleksi KID sudah selesai.Tapi, untuk kelima nama yang direkomendasikan termasuk nama-nama cadangannya belum bisa ia buka. Karena, masih rahasia, belum bisa diumumkan. Besok kan mau dirilis. Jadi secara resmi besok hari Jumat kita rilis, kita sampaikan ke teman-teman pemerintah daerah,” kata Luthfi, Kamis (6/1).
Menyikapi adanya kritik dari beberapa peserta seleksi KID, bahwa proses yang dilakukan di DPRD tidak transparan, Luthfi menegaskan, dalam prosesnya dilakukan secara terbuka. Ia juga menjelaskan, tahapan-tahapan dalam seleksi tersebut. Bahkan, menurutnya, setelah muncul 10 besar pun telah diumumkan di media. “Enggak ada yang enggak terbuka. Proses pertama itu seleksinya ada di Komisi I dari 15 menjadi 10 nama, setelah itu diumumkan 10 besar itu termasuk nilainya. Setelah diumumkan baru masuk tahap kedua oleh tim 7. Setelah selesai di tim tujuh diumumkan, dirilis. Enggak transparannya di mana?” ungkap Luthfi.
Mengenai proses yang dilakukan hingga dua kali tahapan seleksi, Politisi PKB ini pun menjelaskan, semua mekanismenya ada di DPRD. Artinya, ketika tahapan seleksi ini dilakukan berapa kali pun, menjadi kewenangan lembaga legislatif ini. “Kalau mekanisme kita yang membuat. Kita bisa membuat 10 seri, kita bikin 5 seri bisa.
Tapi ini kita bikin 2 seri,” kata Luthfi. Diberitakan sebelumnya, beberapa peserta seleksi Komisi Informasi Daerah (KID) Kabupaten Cirebon yang masuk 15 besar, mengaku kecewa atas ketidakterbukaan seleksi yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Selain itu, ada seleksi tahap II yang dari awal tidak diagendakan. (Ghofar)


















































































































Discussion about this post