MAJALENGKA,(FC).- Sebagai salah satu suplemen kesehatan, madu kini menjadi primadona bagi masyarakat untuk menjaga ketahanan tubuh di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.
Dengan begitu, kesempatan untuk memenuhi kebutuhan pasar akan produk perlebahan semakin terbuka lebar.
Selama pandemi Covid-19 melanda negeri ini, banyak orang amat memperhatikan kesehatan.
Mulai dari berolahraga secara rutin hingga menjaga asupan tubuh, seperti mengonsumsi vitamin dan madu.
Melihat peluang seperti itu, pembudidayaan madu sangat prospek untuk digalakkan.
Seperti dikatakan Dikdik, yang sudah merintis usaha budi daya madu apis cerena yang terletak di Desa Sukadana Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka.
Dikdik yang bekerjasama dengan DKPP Kabupaten Majalengka, memiliki lahan budidaya sekitar 2 hektare ini tertanam sekitar 200 kotak (setup) indukan lebah penghasil madu murni.
Menurut Dikdik sebagai pembudiya madu yang bergelut hampir 30 tahun di dunia madu, dari satu setup indukan lebah bisa menghasilkan sekitar setengah kilo madu murni.
“Hampir setiap dinas yang ada di Provinsi Jawa Barat, saya selalu mengisi (menyuplai) indukannya bahkan satu PT yang ada di Jawa Barat per tahun kontrak sampai 500 kotak (stup),” kata Dikdik, kepada awak media yang berkunjung ke lokasi pembudidayaan madu lebah, Minggu (8/8).
Hal serupa ditambahkan Nana Sumarna, bahwa madu hasil budidaya di desanya ini terkenal untuk menjaga stamina tubuh, apalagi dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini.
“Alhamdulillah dengan kemurnian madu apis cerena untuk saat ini konsumen cukup merasa puas bahkan melayani pemasaran bukan di tingkat kabupaten saja tapi sudah tingkat provinsi. Apalagi mengingat di masa pademi saat ini madu sangatlah bagus untuk dikonsumsi baik untuk anak-anak dewasa, laki-laki, perempuan, tua dan muda,” terang Nana.
Untuk saat ini perusahan madu apis cerena yang berada di wilayah Selatan Kabupaten Majalengka ini melayani penjualan porsi besar, kecil, serta melayani penjualan indukan lebah.
Budidaya lebah madu apis cerena yang baik untuk kesehatan tersebut kini makin banyak diminati baik untuk konsumsi pribadi maupun peluang usaha budi daya di saat masa pandemi ini.
“Sebagai salah satu suplemen kesehatan, madu kini menjadi primadona bagi masyarakat untuk menjaga ketahanan tubuh di masa pandemi,” tukas Nana.
Terpisah, Hasan seorang warga Majalengka telah membuktikan keampuhan madu apis cerena hasil budidaya seorang warga Desa Sukadana Kecamatan Malausma.
Dirinya mengkonsumsi madu lebah murni ini untuk menjaga stamina diri dan keluarga ditengah pandemi.
Namun dikatakan Hasan, disamping meminum madu lebah murni, untuk menjaga kesehatannya ditunjang juga dengan makan teratur, olah raga rutin dan istirahat yang cukup.
“Insya Allah, asal kita tetap menjaga prokes seperti 3 M, dan makan, olah raga dan istirahat teratur, kita akan terhindar dari virus Corona yang saat ini masih merebak,” pungkas Hasan. (Munadi)












































































































Discussion about this post