KOTA CIREBON, (FC).- Perusahaan Daerah (PD) Farmasi Ciremai Kota Cirebon, kini memiliki nahkoda baru. Sepeninggal Agung Prabowo yang berakhir masa jabatannya, kini Emirzal Hamdani didapuk menjadi direktur BUMD tersebut.
Walikota Cirebon Nashrudin Azis usai pelantikan Direktur PD Farmasi di Ruang Kanigaran Balaikota Cirebon, Jumat (30/4) menyampaikan, perusahaan daerah yang dimilikinya ada lima.
Dan PD Farmasi ini berada dalam urutan kelima. Jelas, hal ini mengindikasikan adanya permasalahan didalamnya.
PD Farmasi, lanjutnya, tidak pernah untung atau memberikan sumbangan terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Terakhir pada bulan lalu mengalami kerugian senilai Rp21 juta.
“Tugas berat yang akan coba dipikul oleh Direktur yang baru, untuk membangkitkan kembali PD Farmasi,” ucapnya.
Azis juga meminta Emir, agar secepatnya melakukan konsolidasi internal perusahaan dan menerapkan semua program, yang telah dibuat sewaktu opening bidding. Kemudian berkomunikasi dengan BUMD lainnya, guna mencari peluang kerjasama yang menguntungkan.
Sementara Emir mengatakan, segera melakukan belanja masalah, artinya menginventarisasi permasalahan yang ada di perusahaan. Kemudian konsolidasi internal dan dicarikan solusi pemecahannya.
“Dari lima unit usaha yang ada di PD Farmasi, hanya satu yang masih berjalan, yakni unit usaha apotek. Sisanya sudah tidak berjalan dan ini yang akan kita bangkitkan,” terangnya.
Tapi yang terdekat, lanjutnya, unit usaha apotek akan dimaksimalkan. Seperti peningkatan pelayanan di apotek, peningkatan SDM yang profesional. Untuk kedepannya, akan direncanakan kerjasama dengan pihak ketiga, yang tentunya bisa menguntungkan.
“Bisa nanti kita bangun klinik pratama atau utama. Yang nantinya bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post