KOTA CIREBON, (FC). – Aksi unjuk rasa menolak Undang-undang (UU) Cipta Kerja pada Kamis (8/10) berujung bentrok, dari hal tersebut, beredar kabar melalui pesan di Medsos bahwa ada salah satu mahasiswa yang meninggal dunia.
Diduga mahasiswa yang meninggal tersebut dikeroyok oleh sejumlah pihak kepolisian dalam bentrok yang terjadi pada sore itu Kamis(8/10). Namun Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda mengatakan bahwa kabar tersebut hanya hoax saja dan tidak ada yang meninggal seorang pun.
“Untuk kabar adanya pengunjuk rasa yang meninggal dunia saya nyatakan itu hoax tidak ada yang meninggal dalam bentrok tersebut, dia masih sehat dan baik-baik saja,” kata AKBP Syamsul Huda kepada FC, Sabtu(10/10).
Dirinya juga mengungkapkan bahwa semua pengunjuk rasa yang tertangkap dan dibawa ke Polres Cirebon Kota seluruhnya dalam keadaan sehat.
“Saya sempat melakukan wawancara dengan yang terjaring semua dalam keadaan sehat, tidak ada yang meninggal dan bahkan tidak ada yang masuk rumah sakit,”ungkapnya.
Selain itu pihaknya belum menerima data dari rumah sakit terdekat bahwa adanya pengunjuk rasa yang mendapatkan perawatan, sedangkan untuk anggota kepolisian ada 4 orang yang terluka pada saat bentrok.
“Untuk anggota ada 4 orang yang terluka terkena lemparan, luka memar sudah dilakukan perawatan, Kalau dari massa kita belum lihat ada data dari rumah sakit,” tuturnya.
Pihak Polres Cirebon Kota juga akan mengecek kepada setiap rumah sakit terdekat untuk memastikan tidak ada orang yang terluka.
“Nanti kita sambil melihat ke rumah sakit sekitar apabila ada yang terluka kita akan bantu untuk melakukan perawatannya, tetapi untuk saat ini masih belum ada laporan,” ungkapnya.
Untuk secara keseluruhan, lanjut kapolres, para mahasiswa sudah melakukan orasi secara baik dan sudah bersikap kooperatif dengan petugas.
“Overall semua berjalan baik, mahasiswa juga melakukan orasi dengan baik dan juga bertindak kooperatif dengan petugas yang ada dilapangan,” tandasnya. (Sakti)













































































































Discussion about this post