KOTA CIREBON, (FC).- Kapasitas ruang isolasi termasuk tempat tidur, untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon terus diupayakan ditambah. Selain menyewa hotel, Pemkot Cirebon mendorong rumah sakit untuk menambah dengan memanfaatkan ruangan yang tersedia.
Atas hal itu, Direktur Utama Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Ismail Jamalludin, sudah mempersiapkan satu ruangan bernama Ruang Teratai. Bangunan dengan dua lantai ini untuk observasi pasien terduga maupun positif Covid-19.
“Sebelumnya kita telah memiliki tempat khusus isolasi, namanya gedung atau instalasi flu burung, atau istilah gedung ICU-nya isolasi, yang juga bisa dipakai untuk penanganan dan merawat pasien positif Covid-19,” terangnya kepada FC, Rabu (7/10).
Ismail mengungkapkan, instalasi flu burung ini merupakan gedung yang sudah cukup berumur, banyak fasilitas didalamnya yang harus diperbaiki, sehingga diperlukan renovasi dan perbaikan. Hal ini menunggu ruangannya kosong terlebih dahulu.
Utamanya adalah perbaikan dari pendingin ruangan atau AC sentralnya yang kurang berfungsi dengan baik atau rusak. Pihaknya telah memanggil vendor untuk memperbaikinya, namun karena masih ada pasien isolasi menjadikan perbaikan tertunda.















































































































Discussion about this post