KAB.CIREBON, (FC).- SSB Garuda Jaya U-11 menunjukkan penampilan impresif pada ajang Indonesia’s Soccer League (ISL) Nasional Series Majalengka 2026.
Meski harus puas sebagai runner-up Piala Plate, tim asal Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, sukses mencatatkan prestasi membanggakan di tengah persaingan ketat tim-tim terbaik dari berbagai daerah.
Bertanding di Stadion Warung Jambu, Majalengka, Garuda Jaya yang diasuh Tisna Mercedes dan Bujal Jalo Ganzales tergabung di grup yang dihuni sejumlah tim kuat.
Pada fase penyisihan, mereka mengumpulkan empat poin hasil kemenangan walk out (WO) atas Garuda Cimahi yang tidak hadir serta hasil imbang 1-1 melawan Garecs Jakarta Barat.
Sementara satu laga lainnya berakhir dengan kekalahan 0-2 dari Angkasa Cimahi.
Perolehan empat poin tersebut cukup mengantarkan Garuda Jaya melaju ke babak delapan besar sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Pada fase perempat final yang berlangsung Senin (22/6), Garuda Jaya kembali berhadapan dengan Angkasa Cimahi.
Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, kali ini anak-anak Garuda Jaya mampu memberikan perlawanan sengit hingga pertandingan berakhir imbang dan harus ditentukan melalui adu penalti.
Namun keberuntungan belum berpihak kepada wakil Cirebon tersebut. Garuda Jaya harus mengakui keunggulan Angkasa Cimahi dengan skor 3-4 dalam drama adu penalti.
Meski gagal melangkah lebih jauh di jalur utama, Garuda Jaya tetap melanjutkan perjuangan pada perebutan Piala Plate.
Semangat juang mereka langsung terlihat saat menghadapi Sylva Kalteng dari Kalimantan Tengah. Tampil dominan, Garuda Jaya meraih kemenangan meyakinkan 3-0 dan melaju ke partai final.
Di laga puncak Piala Plate, Garuda Jaya bertemu tuan rumah Mandala Biru. Pertandingan berlangsung ketat, namun tim tuan rumah berhasil mencetak gol tunggal yang memastikan kemenangan 1-0 sekaligus menggagalkan ambisi Garuda Jaya meraih gelar juara.
Pelatih Garuda Jaya, Tisna Mercedes, tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya yang dinilai tampil maksimal sepanjang turnamen.
“Alhamdulillah anak-anak bermain luar biasa. Mereka mampu bersaing dengan tim-tim juara dari berbagai regional. Secara permainan, pressing maupun kecepatan, kami tidak kalah. Kami bersyukur bisa menembus delapan besar dan meraih runner-up Piala Plate,” ujarnya.
Menurut Tisna, pengalaman tampil di level nasional menjadi modal berharga bagi para pemain untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.
Senada, Ketua SSB Garuda Jaya, Kwarteddy Aprilyawan, menyebut capaian tersebut menjadi bukti perkembangan positif tim kelompok usia 11 tahun yang terus menunjukkan kemajuan.
“Anak-anak sudah berjuang maksimal dan menunjukkan permainan yang bagus. Turnamen nasional ini sangat penting untuk menambah pengalaman karena mereka bisa bertemu lawan-lawan dari berbagai daerah dan provinsi,” katanya.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi Garuda Jaya untuk terus meningkatkan pembinaan usia dini dan menyiapkan talenta-talenta muda sepak bola Kabupaten Cirebon agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi. (Ghofar)














































































































Discussion about this post