KOTA CIREBON, (FC).– Rangkaian peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599 terus menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan komunitas.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian para pecinta burung perkutut atau kung mania adalah Lomba Perkutut Indonesia yang digelar selama dua hari, pada 20–21 Juni 2026, di kawasan Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Cirebon ke-599 yang mengusung semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal.
Selain itu, penyelenggaraan lomba juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) ke-69, sehingga menambah makna dan semarak acara bagi para penghobi perkutut dari berbagai daerah.
Ajang tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah yang datang untuk menampilkan burung perkutut terbaik mereka. Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana di arena lomba dipenuhi antusiasme para penghobi yang berkumpul untuk berkompetisi sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas.
Pada hari kedua pelaksanaan, Minggu (21/6), kegiatan ini mendapat kehormatan dengan hadirnya Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang secara langsung menyaksikan jalannya perlombaan dan menyapa para peserta.
Kehadiran Wali Kota menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Cirebon terhadap komunitas perkutut yang turut berkontribusi dalam melestarikan budaya dan memperkuat kebersamaan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Effendi Edo menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Lomba Perkutut Indonesia sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Cirebon ke-599 sekaligus peringatan HUT P3SI ke-69.
Menurutnya, lomba perkutut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para penghobi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan, menjaga tradisi, serta mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya merayakan hobi, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan melestarikan tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Semangat inilah yang sejalan dengan peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan Lomba Perkutut Indonesia, Pemerintah Kota Cirebon berharap berbagai komunitas dapat terus berpartisipasi dalam memeriahkan Hari Jadi Cirebon serta ikut menjaga dan melestarikan warisan budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba.
Semangat sportivitas, kebersamaan, dan kecintaan terhadap burung perkutut menjadi warna tersendiri dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Cirebon ke-599 sekaligus momentum peringatan 69 tahun P3SI dalam menjaga eksistensi dan pelestarian burung perkutut di Indonesia. (Agus)












































































































Discussion about this post