KAB.CIREBON, (FC).- Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan gas LPG 3 kilogram di Desa Lebak Mekar, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Minggu (3/5) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, mengatakan laporan kebakaran diterima pukul 07.14 WIB. Tiga menit berselang, satu unit armada Damkar Sektor Greged langsung diberangkatkan ke lokasi.
“Petugas tiba pukul 07.26 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.50 WIB, dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 09.00 WIB,” ujarnya.
Peristiwa terjadi di Dusun 02 Cucukul, RT 017 RW 004, di kawasan padat penduduk. Berdasarkan keterangan saksi, asap pertama kali terlihat sekitar pukul 07.00 WIB dari bagian atap bangunan.
Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada lampu di bagian tengah gudang. Percikan api kemudian menyambar material mudah terbakar seperti kardus dan kusen kayu jati, hingga merembet ke ratusan tabung LPG yang tersimpan di dalamnya. Warga sempat mendengar beberapa kali suara ledakan saat api membesar.
“Objek yang terbakar antara lain satu unit genset, mesin pompa air, sepeda motor Vespa Sprint bernopol E 6631 HAM, sekitar 100 tabung LPG, 1,5 ton padi, serta material kayu dan kardus,” jelasnya.
Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 5×7 meter persegi dari total bangunan 13×7 meter persegi. Sebagian bangunan lainnya berhasil diselamatkan oleh petugas.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan sumber air serta akses jalan yang sempit menuju lokasi kejadian.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Setelah situasi aman, petugas kembali ke markas untuk siaga,” pungkasnya. (Johan)









































































































Discussion about this post