KUNINGAN, (FC).- Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, menyebut kegiatan retret Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia di Akademi Militer memberikan penguatan penting terhadap perspektif kepemimpinan dan pemahaman isu strategis global.
Hal itu disampaikannya usai mengikuti kegiatan selama enam hari bersama para ketua DPRD se-Indonesia dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Ini pengalaman yang sangat berharga. Walaupun sebelumnya saya pernah ikut kegiatan Lemhannas, kali ini berbeda karena pesertanya ketua DPRD se-Indonesia,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/4).
Menurut Nuzul, peserta menerima materi langsung dari Presiden RI, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta tenaga profesional Lemhannas.
Materi yang diberikan mencakup kepemimpinan, empat pilar kebangsaan, hingga dinamika geopolitik dan geostrategis dunia.
“Materinya lengkap, mulai dari leadership, empat pilar kebangsaan, sampai geopolitik global. Bahkan konflik internasional juga dibahas, termasuk bagaimana posisi Indonesia,” katanya.
Ia menilai pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sangat penting karena berkaitan langsung dengan karakter dan jati diri bangsa.
“Kelihatannya sederhana, tapi kalau didalami sangat luas. Bicara keindonesiaan itu kompleks, dari karakter bangsa sampai dinamika sosialnya,” ujarnya.
Selain materi formal, ia juga menyoroti pentingnya forum diskusi antar peserta. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bertukar pengalaman sekaligus membandingkan kondisi daerah masing-masing sebagai bahan evaluasi.
“Setiap malam kami berdiskusi. Dari situ kita bisa melihat kondisi daerah lain dan itu jadi bahan evaluasi bagi kami di Kuningan,” katanya.
Nuzul menambahkan, terdapat penekanan dari pemerintah pusat agar DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah mampu bersinergi dengan kebijakan nasional.
“Ada penekanan agar DPRD bisa berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam mendukung program-program nasional,” tuturnya.
Ia berharap hasil kegiatan tersebut dapat memperkuat peran DPRD Kabupaten Kuningan, khususnya dalam fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
“Intinya bagaimana kita bisa lebih optimal menjalankan peran dan mendukung pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan nasional,” pungkasnya. (Angga)


















































































































Discussion about this post