KAB. CIREBON, (FC).- Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi mengaku sudah mengetahui terkait dengan terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah ASN dan Honorer di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon oleh Polda Jabar, kemarin siang.
“Sudah tahu. Bahkan kemarin juga saya ada laporan dari kepala dinasnya,” kata Imron Rosyadi kepada wartawan, Kamis (25/6).
Imron menyesali didalam situasi pandemi Covid-19 ini masih memanfaatkan celah untuk memperkaya diri sendiri. “Saya sudah sering ngomong ke semua kepala dinas, kalau pelayanan terhadap umat (masyarakat,-red) harus benar yang baik jangan ada kepentingan yang lain. Pelayanan jangan ada motif yang lain-lain, ternyata omongan tidak didengar, terjadilah seperti kemarin,” tegasnya.
Saat disinggung akan ada evaluasi atau tidak, Imron menegaskan jelas akan ada evaluasi, karena setiap ada peristiwa harus dilakukan evaluasi. “Kalau itu benar ya kita harus merubahnya. Karena perubahan itu penting bagi kehidupan ini, jangan sampai yang sudah dikerjakan atau dilestarikan olehnya sirna begitu saja,” terangnya.
Pihaknya pun sering mengkritik, katanya Disdukcapil hanya lewat online saja, tetapi susah, kemudian lama dan harus datang ke kantor Capil. “Kalau saya ada informasi dari awal, pasti sudah menegurnya,” tukasnya. (Ghofar)












































































































Discussion about this post