KOTA CIREBON, (FC).- Puluhan pengamen, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) yang biasanya berkeliaran di sejumlahtitik jalan di Kota Cirebon, Rabu siang (24/6) dirazia oleh petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon.
Kasatpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan mengatakan, penertiban pada PGOT ini dimaksudkan untukmenjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Apalagi sering mereka acap kali berkumpul dilampu merah ini bisa meresahkan pengguna jalan.
“Kita tertibkan PGOT, kebanyakan di jalanan dan lampu merah. Kita data dan berikan pembinaanagar tidak lagi berada di jalanan,” jelas Andi kepada FC, Rabu (24/6).
Andi tidak menampik, kebanyakan PGOT itu adalah bukan warga Kota Cirebon. Bahkan ada yang dariluar provinsi Jawa Barat.
Sehingga dalam pandemi Covid-19 ini, pihaknya langsung membawa mereka ke Labkesda Kota Cirebon guna diperiksa kesehatannya dan dilakukan rapid test.
“PGOT yang kita tertibkan setelah didata, langsung dibawa ke labkesda untuk menjalani rapid test.Tadi sudah keluar hasilnya, mereka negatif atau tidak reaktif terhadap rapid test. Selanjutnya merekadipulangkan atau kita suruh pulang ke daerahnya masing-masing,” ucapnya mengakhiri. (gus)












































































































Discussion about this post