KOTA CIREBON, (FC).- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon mengungkapkan optimismenya terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, terutama dengan banyaknya agenda budaya yang digelar hingga penghujung tahun.
Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya mengatakan, bahwa meski data lengkap kunjungan wisatawan masih dalam proses rekap, pihaknya melihat tren positif sepanjang tahun ini.
“Kunjungan wisatawan belum kami rekap semua. Tapi mudah-mudahan di tahun 2025 ini menjelang akhir tahun ada peningkatan, karena memang ada event sampai akhir tahun,” ujar Agus, Senin (20/10/2025).
Ia menuturkan, pada tahun 2024 lalu jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon mencapai 4,6 juta orang.
Dengan berbagai kegiatan yang terus digelar, pihaknya berharap angka tersebut meningkat menjadi 5 juta wisatawan pada 2025.
“Kita berharap, tahun lalu kita sampai di 4,6 juta wisatawan, mudah-mudahan di tahun 2025 bisa sampai 5 juta. Kalau target wisatawan masih di 4 juta,” ucapnya.
Selain mengandalkan event budaya di pusat kota, Disbudpar juga berfokus pada pengembangan kawasan pesisir atau yang disebut kawasan bahari.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menghidupkan aktivitas masyarakat melalui Festival Pesisiran yang melibatkan banyak komunitas dan pelaku seni lokal.
“Untuk wilayah pesisir atau kami sebut kawasan bahari, kami coba aktivitas masyarakat melalui Festival Pesisiran seperti ini. Ini juga salah satu ikhtiarnya,” jelas dia.
Tak berhenti di situ, Disbudpar juga telah menyiapkan agenda besar lain, yakni Festival Seni Media yang akan digelar di kawasan pelabuhan pada 14 hingga 26 November 2025.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan.
“Festival Seni Media itu lebih ke perkembangan dari seni pertunjukan, seni lukis dan lain sebagainya. Banyak komunitas yang terlibat dan kemasannya menjadi konsep pertunjukan yang memadukan semua genre,” katanya.
Menurut Agus, kehadiran berbagai festival di kawasan pesisir diharapkan mampu memperluas daya tarik wisata Kota Cirebon, tidak hanya berfokus pada destinasi klasik seperti kuliner dan batik, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya yang lebih dinamis dan modern.
Dengan padatnya agenda hingga akhir tahun, Cirebon tampak siap menyambut gelombang wisatawan baru yang ingin menikmati perpaduan budaya, seni dan pesona laut di kota bersejarah ini. (Agus)















































































































Discussion about this post