KAB. CIREBON, (FC).- Hasil dari Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Cirebon yang digelar di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (16/9/2025). Wakil Bupati Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman secara aklmasi terpilih menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon periode 2025-2029.
Jigus sapaan akrabnya H Agus Kurniawan Budiman mengatakan, dengan terpilihnya ia menjadi Ketua KONI Kabupaten Cirebon bisa membawa angin segar untuk memajukan olahraga. Menurut Jigus, untuk meningkatkan prestasi olahraga, dirinya tidak bisa bekerja sendiri, melainkan butuh kerja sama dengan semua pihak.
“Harapannya ke depan bisa kerja sama dengan para cabang olahraga. Karena tentu untuk meningkatkan prestasi di Kabupaten Cirebon ini tidak bisa dengan sendiri, tetapi dibutuhkan dukungan dari semua pihak terutamanya dari ketua cabor, pengurus dan tentunya seluruh elemen masyarakat,” kata Jigus.
Ia tidak menampik kalau prestasi olahraga di Kabupaten Cirebon masih di bawah harapan. Pasalnya pada tahun 2022 lalu, peringkat Kabupaten Cirebon ke-22 dari 27 kota/Kabupaten Se Jawa Barat.
“Semoga dengan kepengurusan KONI yang baru ini bisa mendongkrak prestasi semua atlet. Minimalnya kita masuk urutan belasan jangan di puluhan,” ungkapnya.
“Insya Allah ke depan akan berusaha semaksimal mungkin, supaya kondisi ini bisa meningkatkan prestasi dan bidang olahraga di Kabupaten Cirebon bisa berkembang dan bisa menuju ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.
Jigus menyebut, di Kabupaten Cirebon ada 47 cabang olahraga. Tetapi pihaknya akan melakukan skala prioritas untuk mengetahui cabor mana yang lebih menonjol.
“Nanti bidang olahraga apa saja yang nanti untuk dijadikan skala prioritas untuk persiapan baik POPDA maupun PORDA maupun kejuaraan lainya, sehingga Kabupaten Cirebon bisa bersaing dengan kabupaten yang lainnya untuk menambah medali agar bisa naik peringkat,” kata Jigus.
Disinggung soal masih ada gugatan yang dilayangkan oleh ketua lama, Jigus mengatakan hal tersebut merupakan dinamika dalam organisasi. Bahkan dari KONI Jabar melakukan karateker tidak hanya di Kabupaten Cirebon melainkan daerah lain juga.
“Ini dinamika, ada lima daerah yang kasusnya sama kaya di Kabupaten Cirebon, semuanya dikarateker. Intinya kita ingin membangun olaraga di Kabupaten Cirebon lebih baik lagi,” ujarnya.
Sementara Bupati Cirebon, H Imron berharap ketua dan pengurus KONI yang baru bisa berkerjasama dengan pemerintah daerah, guna meningkatkan prestasi atlet-atlet agar bisa berkancah di Jawa Barat maupun nasional.
“Tadi saya (bupati,red) dengar Kabupaten Cirebon berada di rangking 22. Semoga dengan kepengurusan baru kami berhapap bisa naik, minimal rangking 15 besar. Karena kesuksesan para atlet ini ada beberapa faktor, yakni dari atlet, keluarganya, dan pelatihnya. Serta induk atau rumah organisasinya yaitu cabor dan KONI,” katanya.
“Cabor dan KONI ini harus bisa mengawasi, membina, membimbing para pelatih dan atletnya agar berprestasi. Sehingga nanti akan terukur, Kabupaten Cirebon akan meningkat ke rangking berapa kalau ketua KONI dan cabornya baik,” tambah Imron. (Ghofar)













































































































Discussion about this post