INDRAMAYU, (FC).- Seorang siswa SMK di Indramayu berinisial RF (16) ditemukan meninggal tak wajar di rumahnya. Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi usai dikeluarkan dari sekolah.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek setempat AKP Nandang Supriatna menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh adiknya ketika korban tak ditemukan di kamarnya.
“Saat adik korban mencari korban, ia menemukan korban ada di garasi samping rumah dalam kondisi tergantung pada tali,” ujarnya
Dia mengatakan keterangan yang diterima dari pihak keluarga, alasan sekolah mengeluarkan RF diketahui lantaran kenakalan remaja karena korban pernah terlibat tawuran.
Dari informasi yang diterima, pihak sekolah mendapat rekaman video saat korban terlibat tawuran.
Di sisi lain, pihak keluarga mengklaim video yang dilihat pihak sekolah diketahui sudah terjadi lama saat RF masih duduk dibangku SMP.
“Sedangkan pacar korban bersekolah di sekolah tersebut sehingga korban merasa malu,” ujar dia, Rabu (20/8).
Nandang menyampaikan, kejadian korban ditemukan gantung diri sendiri dilaporkan ke polisi pada Sabtu (16/8) sekira pukul 22.00 WIB.
Insiden nahas itu berawal saat sekira pukul 17.00 WIB, ibu korban melihat anaknya sendiri menyendiri di dalam kamar.
Ibunya itu kemudian menawarkan korban apakah mau jajan saat ia hendak pergi ke warung.
“Namun korban menolaknya, kemudian ibu kandung korban pergi ke warung, sedangkan korban berada di rumah seorang diri,” ujarnya
Sekira pukul 18.00 WIB, ibu kandung korban pulang dan melihat korban tidak ada di kamarnya.
Ia pun meminta anak bungsunya atau adik korban mencari keberadaan kakaknya tersebut.
Saat dicari, korban ditemukan ada di garasi samping rumah dalam kondisi meninggal tak wajar.
Melihat kejadian itu, adik korban teriak dan langsung memberi tahu orang tuanya.
“Korban langsung diturunkan dan tali yang menjerat leher korban dilepas, akan tetapi korban tidak tertolong dan sudah dinyatakan meninggal dunia,” pungkasnya. (Agus Sugianto)

















































































































Discussion about this post