KAB. CIREBON, (FC).- Kenaikan iuran BPJS Kesehatan mengudang keprihatinan anggota Komisi VI DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron. Ia menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan menambah beban masyarakat yang tengah terdampak wabah covid-19 ini.
“Kami prihatin dengan kenaikan BPJS sepihak. Karena kenaikan yang awal sudah digugurkan oleh Makamah Agung untuk tidak naik, kemudian dinaikan lagi melalui Perpres tentu kami prihatin di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah wabah covid-19,” katanya disela penyaluran bantuan paket sembako di Komplek Astana Gunung Jati Kabupaten Cirebon, Jumat (15/5).
Wabah covid-19, lanjutnya, telah memberikan dampak yang dahsyat dan multidimensi baik dari dampak ekonomi maupun sosial.
“Oleh karenanya kami berharap bahwa Presiden dapat meninjau ulang untuk mengembalikan pada posisi iuran BPJS awal sampai betul-betul masyarakat itu mampu daya belinya meningkat, kesejahteraannya meningkat, pendapatannya sudah lebih baik,” ungkap politisi Partai Demokrat ini.
Di tengah pandemi covid-19 ini, masyarakat untuk memikirkan kebutuhan kehidupan sehari-hari saja sudah susah. Terlebih, kata dia, harus dibebani membayar iuran BPJS yang naik.
“Kami berharap pemerintah untuk bisa mengembalikan sampai masyarakat betul-betul dipastikan daya belinya naik, pendapatannya naik.Kami di DPR hanya sifatnya meminta dan tentu melakukan pengawasan, menyampaikan atau menyalurkan aspirasi. Suara DPR itu kan suaranya rakyat. Kami ya menyampaikan suara rakyat,” tukasnya. (Andriyana)


















































































































Discussion about this post