KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon mencatat, sekitar 545 hektare lahan pertanian di Kabupaten Cirebon mengalami kekeringan akibat fenomena El Nino.
Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Hj Samsina menyebutkan, ratusan hektare lahan pertanian tersebut menyebar dari wilayah utara, timur hingga barat.
“Luas lahan pertanian padi Kabupaten Cirebon itu 6.034,5 hektare dan sembilan persen itu sudah terkena dampak kekeringan,” kata Hj Samsina di kantornya, Rabu (6/9).
Berdasarkan hasil penelusuran, kata Nina sapaan akrabnya, pihaknya menemukan 1.651 hektare lahan yang rentan mengalami kekeringan dalam waktu dekat. Saat ini, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon melakukan sejumlah langkah strategis untuk mengurangi dampak akibat fenomena tersebut, di antaranya, tata kelola air dan menyediakan alat penunjang air.
“Kami juga saat ini mencari sumber-sumber air yang bisa digunakan dan kalau sudah ada, bakal ditingkatkan kapasistasnya,” kata Nina.
Selain itu, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon mengusulkan kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menyiapkan skenario modifikasi cuaca atau hujan di Kabupaten Cirebon. Nina menyebutkan, lebih dari dua bulan, daerah perbatasan Jabar-Jateng ini tidak diguyur hujan.
Dampak kejadian tersebut, kata Nina, sekitar 545 hektare sawah dari total keseluruhan lahan seluas 6.034,5 hektare mengalami kekeringan dan menghambat produktivitas.
“Kami akan membuat surat kepada BRIN untuk pengusulan pengadaan hujan buatan,” kata Nina.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon menyebutkan, kejadian krisis air bersih di wilayah kerjanya terus meluas. Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Cirebon, kejadian krisis air bersih yang dialami masyarakat terjadi di 12 desa dari 9 wilayah kecamatan.
Belasan desa tersebut yaitu, Desa Winduhaji (Kecamatan Sedong), Karangwuni (Kecamatan Sedong), Windujaya (Kecamatan Sedong), Sedong Kidul (Kecamatan Sedong), Sibubut (Kecamatan Gegesik), Dukuh (Kecamatan Kapetakan). Kemudian, Desa Gempol (Kecamatan Gempol), Desa Slangit (Kecamatan Klangenan), Desa Girinata (Kecamatan Dukupuntang), Sampiran (Kecamatan Talun), dan Karanganyar ( Kecamatan Karangwareng). (Ghofar)
















































































































Discussion about this post