Ditempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbangda) Kabupaten Majalengka, Yayan Somantri menyebutkan, program-program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan efektif, sehingga sesuai dengan visi Religius, Adil, Harmoni, dan Sejahtera (Raharja) yang selama ini menjadi visinya Bupati dan Wakil Bupati Majalengka.
“Ya, angka kemiskinan di Majalengka ini mengalami penurunan,” ungkap Yayan.
Dikatakan Yayan, untuk arah kebijakan belanja daerah tahun anggaran 2021 mendatang, yaitu fokus pada upaya mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah, yakni pemenuhuan janji-janji Bupati dan Wakil Bupati.
Kemudian, sambung dia, pada peningkatan proporsi komposisi belanja langsung terhadap belanja tidak langsung dalam meningkatkan belanja publik.
Pengeluaran belanja beorientasi pada pencapaian hasil dari input yang direncanakan, sehingga diharapkan terjadi peningkatan akuntabilitas perencanaan anggaran, memperjelas efektifitas dan efisisensi penggunaan anggaran.
Masih dikatakan dia, penyesuaian belanja daerah, diprioritaskan untuk menunjang efektifitas pelaksanaan tugas dan fungsi OPD, guna melaksanakan urusan pemerintah daerah yang menjadi tanggung jawabnya.
“Sehingga pengalokasian anggaran belanja OPD harus terus diikuti dengan peningkatan kinerja pelayanan, dan pelayanan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. (Ibin)
















































































































Discussion about this post