KAB. CIREBON, (FC).- Tingkat kerawanan pada Pilwu serentak tahun 2021 ini dipetakan berada di daerah yang masuk ke dalam wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Hasil pemetaan kerawanan tersebut diketahui dari rapat pihak keamanan di kantor Satpol PP Kabupaten Cirebon pada bulan lalu.
Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Sumber Daya Aparatur pada Satpol PP Kabupaten Cirebon, Sisyanto menerangkan, dalam Pilwu serentak ini Satpol PP sendiri termasuk sebagai tim pengamanan Pilwu.
Tentunya, kata Sisyanto, pengamanan Pilwu serentak akan melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, Denpom dan lainnya.
“Dalam Pilwu serentak, Satpol PP sendiri sebagai tim pengamanan. Karena dalam pelaksanaan Pilwu ini ada 3 tim, yaitu tim Fasilitasi, tim Pengamanan dan tim Pengawasan. Untuk pengamanan akan dibantu TNI, Polri, Denpom dan lainnya,” ujar Sisyanto, .
Ia menjelaskan, kerawanan Pilwu dari 135 desa yang menggelar Pilwu serentak tahun ini dipetakan masuk ke wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Hasil pemetaan kerawanan Pilwu terbagi ke dalam tiga zona, yakni zona sangat rawan, zona rawan dan zona aman.
“Hasil pemetaan itu ada tiga zona. Yaitu zona sangat rawan, zona rawan dan zona aman. Kabupaten Cirebon bagian utara masuk zona sangat rawan,” kata Sisyanto.
Sedangkan untuk zona yang masuk kategori rawan, tidak dijelaskan oleh Sisyanto.
Mengingat, pemetaan kerawanan menjadi kewenangan pihak TNI dan Polri. “Itu hasil rapat di kantor Satpol PP bulan kemarin,” katanya.
Namun, sambung Sisyanto, pemetaan zona tersebut berdasarkan pada fakta pelaksanaan Pilwu serentak periode sebelumnya. Selain itu, juga didasari pengamatan pada tahap penjaringan tahap pertama, dimana, pada tahap tersebut prosesnya melibatkan massa di atas 500 orang.
“Pas penjaringan pertama itu, Kasatpol PP dan Kapolres Cirebon Kota meninjau langsung di Desa Bungko dan Kertasura, ternyata massa-nya sangat banyak yaitu di atas 500. Prediksi TNI Polri, dari tahun kemarin sudah jelas, apalagi mau menjelang Pilwu. Syukur-syukur tidak ada permasalahan. Dari gambaran-gambaran pemetaan itu hasilnya diharapkan kondusif,” terangnya. (Ghofar)















































































































Discussion about this post