MAJALENGKA, (FC). – Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi menyebut terdapat 11 desa yang kini berstatus zona merah penyebaran Covid-19. Hal itu menyusul di daerah tersebut, penemuan angka status Covid-19 begitu signifikan.
Diketahui, sejak awal bulan Juni lalu, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami peningkatan. Puncaknya, pada Rabu (16/6) kemarin, penemuan jumlah kasus Covid-19 dalam waktu sehari mencapai 152 kasus.
“Kita telah mencatat ada 11 desa yang termasuk zona merah. Kami akan perketat seluruh daerah tersebut,” ujar Bupati Karna selepas Rapat Koordinasi Covid-19 di salah satu hotel di Majalengka, Kamis (17/6).
Imbas dari banyaknya kasus di 11 desa itu, jelas dia, membuat mobilitas masyarakat akan dibatasi. Termasuk kegiatan yang mengundang kerumunan, seperti bersekolah, hajatan maupun kegiatan keagamaan.
“Ya, sekolah kita pending dulu di desa itu, hajatan juga tidak kami izinkan. Keagamaan masih boleh meski ada pengetatan seperti jumlahnya dibatasi,” ucap Karna.
Pihaknya juga berharap, peran dari satgas kecamatan maupun desa harus pro aktif demi tidak adanya kasus susulan yang makin membahayakan masyarakat sekitar.
Karna mengingatkan, ketersediaan Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di setiap desa zona merah dan penanganannya juga harus lebih efektif.
“Petugas juga harus rutin melaporkan perkembangan data kasus terbaru sehingga bisa segera diketahui dan diambil langkah-langkah agar bisa turun kasusnya,” jelas dia.
Berikut 11 Desa di Kabupaten Majalengka yang masuk zona merah penyebaran Covid-19. Desa Sinarjati, Kecamatan Dawuan, Desa Bantarujeg, Kecamatan Bantarujeg, Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Desa Bantarjati, Kecamatan Kertajati.
Kemudian Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Majalengka, Desa Lengkong Wetan, Kecamatan Sindangwangi, Desa Sindangwasa, Kecamatan Palasah, Desa Tarikolot, Kecamatan Palasah, Desa Waringin, Kecamatan Palasah, Desa Gandasari, Kecamatan Kasokandel, Desa Leuwikidang, Kecamatan Kasokandel. (Munadi).


















































































































Discussion about this post