KOTA CIREBON, (FC).- Masjid terbesar di Kota Cirebon yakni Masjid Raya At Taqwa, pada Bulan Ramadan 1443 H tahun ini menggelar berbagai kegiatan.
Yang rutin dilaksanakan adalah Salat Tarawih berjamaah, yang kali ini dapat dilaksanakan setelah ada kelonggaran terkait PPKM level 2 di kota Cirebon.
Pelaksanaan Salat Tarawih di Masid At Taqwa ini menerapkan 23 rakaat termasuk Salat Witir. Namun perbedaannya dengan masjid-masjid lainnya adalah dalam satu malam dibacakan satu juz Al-Qur’an.
Menurut Ketua At Taqwa Center Kota Cirebon Ahmad Yani, pelaksanaan Salat Tarawih di Masjid Raya At Taqwa dengan menerapkan satu malam satu juz Al-Qur’an ini, sudah berjalan selama 10 tahun. Ayat suci yang dibacakan oleh Imam Salat Tarawih berurutan dari juz pertama hingga selanjutnya.
“Alhamdulillah, Imam salat Tarawih di Masjid Rata At-Taqwa Kota Cirebon ada 6 orang hafiz Al-Qur’an. Imam ini akan bergantian sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” terang yani kepada FC, Rabu (6/4).
Masih kata Yani, inspirasi Salat Tarawih satu malam satu juz ini berasal dari Masjidil Haram. Di Masjidil Haram semua orang dipastikan ingin meningkatkan kualitas spritual pada Bulan Ramadan.
“Dengan demikian, paraa jamaah bisa berlama-lama di masjid dengan kenyamanan dan kekhusyuan. Jadi kita harus membentuk itu, maka kita siapkan 6 imam hafiz Al-Qur’an dengan kualitas suara yang merdu, walaupun Salat Tarawih lama, tapi tidak terasa capek,” ucapnya.
“Rata-rata Salat Tarawih satu malam satu juz selama satu jam 15 menit, dengan sebanyak 23 rakaat ditambah Salat Witir dan sebelumnya Salat Isya,” ungkap Yani.
Jamaah Salat Tarawih di Masjid Raya At Taqwa Kota Cirebon, sambung Yani, tidak hanya masyarakat dari wilayah Cirebon saja, tetapi ada yang berasal dari Brebes, Tegal, dan beberapa wilayah lainnya.
“Tnetunya juga kita ingatkan tetap mematuhi protokol kesehatan, sesuai dengn himbauan dari pemerintah,” tandasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post