KAB. CIREBON, (FC).- Bangunan pemukiman warga di Blok Manis, Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon banyak yang tidak tertata bahkan tidak memiliki akses jalan. Pemdes setempat berinisiatif membangun jalan setapak sebagai akses masuk ke pemukiman tersebut.
Kuwu Desa Barisan, H. Slamet mengungkapkan, disalah satu pemukiman yang ada di wilayahnya, ada pemukiman yang dulunya sebuah perkebunan, kemudian dikaplingkan untuk dibangun rumah. Namun tidak menyediakan fasilitas jalan, sehingga ketika kawasan tersebut sekarang sudah padat dan membawa masalah baru terutama pada akses jalan dari rumah mereka menuju jalan gang maupun jalan poros desa.
“Ada puluhan rumah disana, kebanyakan membangun rumah sesuai luas lahan yang mereka miliki, sementara dahulu pemilik lahan ketika akan mengkaplingkan tidak membuatkan akses jalan,”ungkapnya, Rabu (16/12).
Menurut Slamet, akibat kondisi tersebut muncul masalah baru, yakni kumuh dan tak tertata untuk itu, Pemdes berupaya membuatkan jalan setapak dengan tidak mengklaim tanah mereka untuk dihibahkan sebagai jalan gang, tetapi memanfaatkan sisa tanah bagian samping antar rumah untuk dibuatkan jalan akses masuk.
“ Sebelum dibangun, warga yang tinggal di lokasi tersebut membuat surat pernyataan kesepakatan menerima tanahnya dibuatkan jalan setapak, tujuannya selain sebagai akses masuk ke pemukiman, juga mengantisipasi keadaan kumuh di wilayah itu terutama di musim hujan tiba,” katanya.
Pihaknya, kata dia, akan melakukan pengaspalan jalan setapak dengan memanfaatkan sisa samping kanan kiri rumah warga, dan semua warga dilokasi tersebut sudah membuat surat pernyataan kesepakatan.
“ Kita aspal dengan lebar sekitar 1 meter sampai 1,4 meter dan panjang keseluruhan sekitar 100 meter,”jelasnya.
Ia menjelaskan rencana pembangunan jalan setapak tersebut awalnya sudah dianggarkan pada APBDes 2020, akan tetapi lantaran APBDes 2020 dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19 dan anggaran pembangunan jalan itu terpaksa ditunda dianggarkan kembali di RAPBDes 2021.
“Semoga di tahun anggaran 2021 tidak tergeser lagi sehingga penataan kawasan tersebut bisa terealisasi, dan tidak lagi terkesan kumuh,” tandasnya. (Nawawi)














































































































Discussion about this post