KUNINGAN, (FC).- Panjat tebing atau Rock Climbing merupakan olahraga ekstrim yang merupakan menu wajib yang patut dikuasai oleh Siswa Pencinta Alam (Sispala). Seperti yang tengah dilakukan oleh Candradimuka yakni sebuah organisasi siswa pencinta alam SMAN 3 Kuningan, saat berlatih di jembatan Desa Citangtu.
Yasmin Ketua Umum Candradimuka mengatakan Rock Climbing merupakan olahraga yang wajib untuk dikuasai oleh setiap anggotanya, sebab bisa melatih kekuatan dan ketahanan fisik.
“Rock Climbing wajib dikuasai oleh semua anggota, sebab bisa melatih ketahanan fisik dan kekuatan jemari, hal ini sangat dibutuhkan ketika anggota Candradimuka melakukan perjalanan di hutan dan gunung yang daerahnya berkontur bebatuan dengan sudut kemiringan dan tingkat kesulitan tertentu,”jelas Gadis yang baru saja berusia 15 tahun ini.
Yasmin pun meyakini untuk menguasai olahraga Rock Climbing tidak hanya teknik saja yang diperlukan namun peralatan khusus mountering pun amat penting dibutuhkan dalam olahraga ekstrem ini.
“Untuk tahapan awal bagi pemula kami menggunakan media konstruksi buatan manusia atau Buildering seperti jembatan, gedung bertingkat, tower yang dibangun bukan untuk tujuan panjat tebing, dan tebingnya tergolong pendek,” ungkap Yasmin.
Latihan panjang tebing tersebut dilakukan oleh 20 anggota dengan menggunakan peralatan yang aman tentunya, para anggotan muda Candradimuka terlihat amat serius saat berlatih, bahkan ada beberapa pemula yang memiliki wajah yang sedikit tegang, namun berhasil dicairkan oleh laskar tua Candradimuka.
Materi yang dilaksana saat latihan panjat tebing adalah prusiking (menaiki tebing) dan repling (turun tebing), yang merupakan tehnik wajib dalam panjat tebing.
Salah satu laskar tua Candradimuka Kang Feri mengatakan olahraga ekstrim panjat tebing memberikan manfaat melatih mental dan belajar mengambil keputusan secara cepat serta ampuh menghilangkan kecanduan gadget.
“Buat adik-adik saat akan mencoba panjat tebing, tetap tenang dan rileks, ketika repling posisi tubuh dan kepala tidak boleh dekat dengan tali, diusahakan menjauh dengan ditopang tangan hal ini untuk menghindari gesekan pada rambut dan guncangan saat turun,” tutur feri saat memberikan tips bagi pemula yaitu anggota muda Candradimuka. Sebelum latihan dimulai para anggota Candradimuka dikenalkan terlebih dahulu dengan peralatan khusus diantaranya helm, tali karmantel, sepatu panjat, sling, body harness, webing, sarung tangan, carabiners, descender, auto stop dan lainnya. (bambang)













































































































Discussion about this post