KUNINGAN, (FC).- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara diam-diam ke sejumlah titik di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kamis (15/1).
Sidak ini menegaskan komitmen KDM menghentikan aktivitas yang mengancam kawasan konservasi, khususnya dugaan penambangan batu di kaki Gunung Ciremai.
Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Uu Kusmana dan sejumlah kepala OPD, KDM memulai peninjauan dari wilayah Pasawahan, lokasi yang sebelumnya ramai diperbincangkan publik.
Dari sana, rombongan bergeser ke objek wisata Telaga Nilem di Desa Kaduela.
Saat meninjau bekas galian, KDM berhenti dan berdialog langsung dengan Kepala Balai TNGC Kuningan.
Ia menunjukkan sisa-sisa aktivitas tambang sembari menegaskan tak ada toleransi bagi perusakan kawasan konservasi.
“Ini di kaki Gunung Ciremai nambang batu. Disangkanya saya tidak akan diam-diam sampai ke sini,” ujar KDM.
KDM menilai kerusakan kawasan kerap dipicu pola proyek seremonial tanpa perawatan berkelanjutan.
Ia pun menggagas pendekatan baru pemulihan hutan dengan melibatkan warga sekitar.
Dalam skema tersebut, masyarakat akan dialihkan dari aktivitas penambangan menjadi penanam sekaligus perawat pohon, dengan insentif bulanan dari Pemprov Jabar.
“Yang nambang kita alihkan jadi petugas tanam dan rawat pohon. Selama saya memimpin, saya gaji sampai pohonnya besar,” tegasnya.
Menurut KDM, meski TNGC merupakan kewenangan pemerintah pusat, Pemprov Jabar tetap memiliki tanggung jawab moral menjaga tanah dan air demi keselamatan lingkungan.
Selain penambangan, KDM juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap pencurian kayu bernilai komersial. Ia menyebut patroli perlu diperkuat dan membuka peluang keterlibatan Pemprov Jabar untuk membantu penambahan personel pengamanan kawasan.
Dalam sidak tersebut, KDM tidak didampingi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar maupun Wakil Bupati Tuti Andriani. Sekda Kuningan menjelaskan, Bupati Dian tengah menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, sementara Wakil Bupati mengikuti Rakornas Kemendagri di Jakarta serta agenda BPIP.
Melalui Sekda, Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Gubernur Jawa Barat. Ia menegaskan komitmen Pemkab Kuningan menjaga kelestarian Gunung Ciremai sebagai kawasan konservasi yang tak bisa ditawar, karena menyangkut keberlanjutan ruang hidup masyarakat lintas generasi.(Angga)











































































































Discussion about this post